AS Rilis Peringatan Keamanan Warganya di Indonesia Terkait Demo Omnibus Law

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan kepada warganya di Indonesia.
Peringatan terkait aksi demonstrasi menolak pengesahan RUU cipta lapangan kerja/omnibus law.
“Demonstrasi lebih lanjut diperkirakan terjadi di Jakarta Pusat serta di Medan. Meskipun kami tidak mengetahui jadwal protes lebih lanjut di Surabaya dan Denpasar saat ini, protes dapat dan memang terjadi secara spontan dan bahkan protes yang dimaksudkan untuk perdamaian bisa menjadi kekerasan,” tulis Kedubes AS dalam situs resminya, Minggu (11/10).
Dalam peringatan tersebut disebutkan bahwa akan ada penutupan jalan dan gangguan arus lalu lintas di area tempat demonstrasi.
kumparan telah mengonfirmasi terkait hal ini kepada Atase Pers Kedutaan Besar AS di Indonesia Michael Quinlan.
Kedubes AS juga memperingatkan untuk menghindari area tempat demonstrasi dilakukan.
Sejumlah tindakan yang disarankan oleh Kedubes AS bagi warga AS yang ada di Indonesia, sebagai berikut:
- Hindari area tempat demonstrasi atau demonstrasi politik terjadi dan berhati-hati jika berada di sekitar pertemuan besar;
- Tetap update informasi terkini dengan mengikuti liputan media tentang peristiwa lokal, waspadai lingkungan sekitar, dan praktikkan kesadaran keamanan pribadi setiap saat;
- Harap diperhatikan bahwa orang asing yang bergabung dalam protes di Indonesia dapat ditangkap dan / atau dideportasi.
- Daftarkan diri Anda dalam Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk menerima pembaruan keamanan;
- Ikuti (informasi) Konsulat Jenderal AS di Surabaya di Twitter dan Facebook dan Kedutaan Besar AS di Jakarta di Twitter dan Facebook.
