AS Sewa Pesawat, Evakuasi Diplomat & Warganya dari Wuhan Imbas Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus corona. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona. Foto: kumparan

Amerika Serikat (AS) menyewa pesawat dan mengatur jadwal penerbangan untuk mengevakuasi warganya dari Wuhan, China. Kota itu kini sedang diisolasi dan menjadi wilayah pertama penyebar virus corona.

Dilansir Reuters, Minggu (26/1), pesawat berpenumpang 230 orang itu akan membawa puluhan diplomatnya yang menetap di Wuhan. AS juga berencana menutup konsulat di Wuhan untuk sementara waktu.

Salah satu jalan yang diblokir oleh polisi untuk membatasi orang yang meninggalkan Wuhan di provinsi Hubei, China. Foto: AFP/Hector RETAMAL
Petugas memindai masyarakat dengan alat khusus untuk mendeteksi virus corona di Wuhan, China. Foto: AFP/HECTOR RETAMAL

Operasi penyelamatan ini sudah mendapat persetujuan Kementerian Luar Negeri China dan lembaga pemerintah lainnya. Negosiasi berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Mengutip CNN, AS masih merencanakan jenis pesawat yang akan digunakan, antara Boeing 737 dengan kondisi badan pesawat sempit atau Boeing 767 yang berbadan lebar.

"Tergantung yang diizinkan oleh otoritas China kepada kami. Beijing telah kooperatif," kata laporan Wall Street Journal.

Penerbangan ini nantinya akan memiliki tenaga medis di pesawat untuk mengobati siapa pun yang terjangkit virus corona.

Tim medis Rumah Sakit Wuhan, China berfoto di sela-sela merawat pasien terjangkit virus corona. Foto: THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO /via REUTERS

Sebagai catatan, ada sekitar 1.000 warga AS yang tinggal di Wuhan. Otoritas China telah menghentikan seluruh transportasi umum dan perjalanan di Provinsi Hubei untuk menangkal penyebaran virus.

Hingga kini, sebanyak 41 orang di Wuhan tewas akibat virus Corona. Lebih dari 1.300 orang di berbagai negara terjangkit.