AS Terima Pesawat Mewah dari Qatar untuk Air Force One Trump
·waktu baca 1 menit

Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi menerima pesawat mewah Boeing 747 dari Kerajaan Qatar. Keterangan Pentagon pada Rabu (21/5), kini Angkatan Udara AS diminta segera meng-upgrade Boeing tersebut menjadi pesawat kepresidenan atau Air Force One.
Pentagon menambahkan, secara resmi pesawat tersebut diterima oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
“Kementerian Pertahanan akan bekerja untuk memastikan langkah-langkah keamanan yang tepat dan persyaratan misi fungsional yang akan dipertimbangkan,” ujar jubir Kemhan AS Sean Parnell seperti dikutip dari Reuters.
Pentagon belum mengungkap seberat besar biaya upgrade pesawat tersebut. Seberapa lama proses upgrade pesawat itu juga tidak ungkap.
Pemberian pesawat dari Qatar ke AS menuai kontroversi di dalam negeri. Sebab, pemberian barang mewah menurut beberapa ahli serta politikus Partai Demokrat rawan tindak korupsi dan melanggar etika.
Partai Demokrat bahkan secara resmi meminta akan pemberian pesawat mewah diblokir.
Adapun Qatar lewat pernyataan resmi menolak keprihatinan atau suara sumbang terkait pemberian pesawat mewah. Mereka menekankan itu bukan bentuk korupsi karena tak ada timbal balik yang diterima.
Sedangkan Trump bersuara lebih keras lagi. Dia menegaskan bodoh bila tidak menerima Boeing 747 pemberian Qatar.
