Asa Penjual Tikar Mencari Pundi Rupiah Saat Demo Buruh di Patung Kuda

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Buruh dari berbagai aliansi menggelar demo "May Day" di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Rabu (1/5). Di antara hiruk-pikuk penyampaian tuntutan yang disuarakan oleh orator dan buruh yang berdatangan, terdapat sejumlah penjual yang mencari pundi rupiah salah satunya adalah penjual tikar.

Para penjual tikar tersebut terlihat berjalan kaki sambil menenteng sejumlah tikar dan menjajakannya pada para buruh yang sedang menyampaikan aspirasi. Beberapa buruh pun terlihat membeli tikar yang dijajakan karena tak ada kursi atau tempat duduk yang layak di sekitar Patung Kuda. Setidaknya, tikar itu dapat membuat celana yang dikenakan tetap bersih.

Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Surahman (42) mengatakan dirinya sudah mulai tiba di Patung Kuda pada pukul 04.00 WIB. Namun, sampai sekarang, baru tiga buah tikar yang berhasil terjual. Adapun satu buah tikar dengan ukuran 1,5 meter x 1 meter dijual seharga Rp 10 ribu.

"Harganya Rp 10 ribu," ucap dia.

Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Surahman mengaku mengetahui akan adanya kegiatan buruh di Patung Kuda dari media massa. Dia kemudian membawa tikar tersebut dari wilayah Karawang. Dia berharap tikar yang dijual dapat seluruhnya laku.

"Barangkali ada rezeki di sini," ucap dia.

Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Hal senada dikatakan Ipin (54). Dia pun mengaku sejak subuh sudah datang di sekitar Patung Kuda. Tikar yang dibawanya dijual dengan harga Rp 10 ribu dan dibawa langsung dari wilayah Karawang.

"Ngambil dari Karawang," ujar dia.

Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Ipin mengatakan dirinya menjual tikar ketika ada acara saja. Sebelumnya, ketika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dibacakan, dia juga menjual tikar di sekitar Patung Kuda karena marak pendukung Paslon yang menggelar demo di sana.

"Kalau ada acara. Kita jualannya ketika ada acara di mana pasti ada," kata dia.

Para penjual tikar di tengah demo buruh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Informasi yang dihimpun, buruh akan terlebih dahulu menyampaikan aspirasinya di Patung Kuda kemudian mengadakan kegiatan May Day Fiesta di Stadion Madya Senayan.