Asal WNI Penumpang Kapal Imigran Ilegal Terbalik di Malaysia: Jateng-Lampung

19 Januari 2022 16:21 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
salah satu pelampung yang dimiliki migran saat mereka meninggalkan pantai utara Prancis untuk menyeberangi Selat Inggris, dekat Wimereux, Prancis. Foto: Gonzalo Fuentes/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
salah satu pelampung yang dimiliki migran saat mereka meninggalkan pantai utara Prancis untuk menyeberangi Selat Inggris, dekat Wimereux, Prancis. Foto: Gonzalo Fuentes/REUTERS
ADVERTISEMENT
Satu kapal yang mengangkut 13 WNI terbalik di Perairan Pontian, Johor, Malaysia, pada Senin (17/1) tengah malam. Dua orang merupakan kru kapal dan 11 adalah penumpang yang diduga hendak masuk ke Malaysia lewat jalur ilegal.
ADVERTISEMENT
Dalam keterangan resmi KJRI Johor Bahru yang diterima kumparan, Rabu (19/1), sebanyak enam penumpang tewas dan tujuh lainnya selamat. Asal daerah dari tujuh penumpang selamat ini sudah diketahui.
“Korban yang selamat terdiri dari dua orang kru boat asal Kepulauan Riau dan lima orang penumpang asal Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung,” ujar KJRI Johor Bahru.
Korban selamat saat ini berada di Polres Pontian untuk penanganan lebih lanjut. Sementara, salah satu korban selamat kini menjalani perawatan di Hospital Pontian.
Enam korban tewas, menurut laporan kantor berita AFP, adalah wanita.
Kapal pengangkut WNI Ilegal tenggelam di Malaysia, Desember 2021. Foto: Dok. Istimewa
Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar, mengatakan korban meninggal dunia tengah dilakukan autopsi.
Penemuan kapal nahas ini terjadi Pada Selasa (18/1). Saat itu nelayan setempat menemukan enam korban selamat tak jauh dari pantai. Usai penemuan korban selamat itu, dilakukan pencarian lebih lanjut dengan pihak berwajib.
ADVERTISEMENT
Mereka akhirnya menemukan enam korban tewas dan satu korban selamat lainnya pada Selasa sore.
Kapal ini diketahui berangkat dari Batam, Kepulauan Riau. Saat berada di Perairan Pulau Pisang, Pontian, Johor, kapal tersebut mengalami kecelakaan pada Senin (17/1) pukul 23.00 waktu setempat.
Insiden ini terjadi satu bulan setelah kecelakaan kapal pengangkut WNI imigran ilegal di Tanjung Balau, Johor, Malaysia. Kapal yang membawa 54 orang itu terbalik akibat cuaca buruk. Sebanyak 21 orang tewas akibatnya.