Asap Terlihat dari Tempat Kremasi, Thailand Tangisi Kepergian Bhumibol

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penghormatan Terakhir Raja Bhumibol  (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)
zoom-in-whitePerbesar
Penghormatan Terakhir Raja Bhumibol (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)

Proses kremasi mendiang Raja Thailand Bhumibol Adulyadej yang telah dimulai sejak Kamis (26/10) akan segera berakhir. Ratusan ribu pelayat datang ke tempat persemayaman terakhir Bhumibol di Bangkok.

Mengenakan pakaian serba hitam ratusan ribu warga tersebut datang tak hanya dari sekitar Bangkok, tapi dari seluruh penjuru Thailand.

Sebagian besar pelayat rela berhari-hari menunggu dan antre di pinggir jalan hanya untuk memberi perhormatan terakhir bagi sang Raja.

Di hari terakhir raja proses kremasi, asap membumbung tinggi dari tempat raja disemayamkan. Ketika gumpalan asap muncul, tangisan warga Thailand tak bisa tertahan lagi.

Jelang kremasi Raja Thailand Bhumibol. (Foto: Kerek Wongsa/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Jelang kremasi Raja Thailand Bhumibol. (Foto: Kerek Wongsa/Reuters)

Mereka berlinang air mata. Asap merupakan tanda rangkaian upacara untuk mengkremasi Raja Bhumibol sebentar lagi menyentuh ujung.

Raja Thailand saat ini yang juga putra Bhumibol, Maha Vajiralongkron, memimpin proses akhir kremasi jasad sang ayah.

Sembari diiringi musik khas Thailand, Raja Maha Vajiralongkron menuangkan air suci di sisa jenazah ayahnya. Setelah air suci dioleskan, Pemimpin Biksu Buddha Thailand memberi berkat sembari membacakan doa.

Dilansir dari Bangkok Post, Jumat (27/10), semua peninggalan dan abu Bhumibol setelah kremasi selesai akan dibawa dalam sebuah proses seremonial ke Grand Palace.

Nantinya, peninggalan Raja Bhumibol ditempatkan di ruang tahkta Maha Prasat. Sementara abunya akan diletakkan di Kuil Emerald tepatnya di pagoda utama Phra Si Rattana.

Sejak proses kremasi dimulai, kegiatan di Thailand resmi terhenti sementara waktu. Seluruh bank, sekolah dan perkantoran meliburkan seluruh pekerjanya untuk menghormati sang raja.

Bukan cuma di jalanan Thailand, di media sosial hastag populer seperti #rama9 #kingofkings dan #thegreatestking menjadi trending topic.

Situasi di Thailand setelah proses kremasi Raja. (Foto: Soe Zeya Tun/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Situasi di Thailand setelah proses kremasi Raja. (Foto: Soe Zeya Tun/Reuters)

Bhumibol merupakan penguasa terlama kerajaan dunia meninggal di usia ke-88 pada 2016 lalu. Walau hanya mempunyai kekuasaan politik terbatas, Bhumibol sangat populer dan dicintai warga Thailand.

Selama 7 dekade berkuasa, kerajaan Thailand telah melewati sejumlah turbulensi politik, kudeta, unjuk rasa berdarah, dan krisis finansial.

Peristiwa tersebut sama sekali tidak melunturkan kecintaan warga Thailand. Bhumibol dianggap sebagai simbol pemersatu Negeri Gajah Putih.