ASN BPN Nias Jatuh dari Lantai 12 Apartemen di Medan: 2 Perempuan Jadi Tersangka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi borgol kabel ties. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi borgol kabel ties. Foto: kumparan

Polrestabes Medan menetapkan dua perempuan sebagai tersangka atas tewasnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias bernama Apriaman Lase.

"Tersangka dua orang perempuan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, saat dihubungi wartawan, Rabu (15/7).

Adrian belum merinci motif dan peran kedua tersangka tersebut. Ia mengatakan pengungkapan kasus itu akan disampaikan saat konferensi pers yang digelar dalam waktu dekat.

"Pas rilis nanti disampaikan, ya. Kami kan masih melakukan pendalaman," ujar Adrian.

Adrian mengatakan kedua tersangka merupakan rekan korban. Ia menyebut korban jatuh bukan karena didorong. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab korban terjatuh.

"Sementara enggak didorong. Masih kita dalami," ucap Adrian.

Jenazah korban telah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Medan. Pihak kepolisian masih menyelidiki apakah korban merupakan korban pembunuhan atau bukan.

Adapun jarak Kabupaten Nias, kota tempat korban bekerja, dengan Medan, kota lokasi peristiwa, sekitar 300 km.

Jatuh pada Jumat Dini Hari

Sebelumnya, korban terjatuh dari lantai 12 Apartemen Skyview di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, pada Jumat (10/7) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Herman Sentosa, membenarkan korban terjatuh dari kamar nomor 26 di lantai 12 apartemen tersebut berdasarkan rekaman CCTV.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah korban merupakan korban pembunuhan atau bukan.

"Kami masih dalam penyelidikan. Belum bisa kami pastikan ini bahwasanya pembunuhan. Tapi yang ada kami menemui mayat yang dari CCTV kelihatan jatuh dari kamar," imbuh Herman.

Herman menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda luka lebam pada wajah korban.

"Kalau lebam-lebam enggak ada," pungkas Herman.