ASN dari 50 Kementerian-Lembaga Ikut Seleksi Lanjutan Komcad Gelombang 2

Kementerian Pertahanan melepas calon Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga gelombang kedua untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan. Kegiatan pelepasan digelar di Lapangan Brigif Pasgat Halim, Jakarta Timur, Sabtu (15/8) pagi.
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan, calon Komcad ASN tersebut berasal dari 50 kementerian dan lembaga.
“Hari ini saya, Kepala Badan Cadangan Nasional bersama dengan seluruh kementerian lembaga, kita tahu lewat para Kepala Biro jajaran kementerian lembaga hadir melaksanakan apel pemberangkatan sejumlah ASN yang akan melaksanakan proses tahap rekrutmen,” kata Gabriel usai acara tersebut, Sabtu (15/8).
Gabriel mengatakan, para calon Komcad ini selanjutnya akan diarahkan ke lima satuan pendidikan (Satdik), yakni Pusdikkes Puskesad; Brigif I Pasmar I; Pusbahasa Kodiklatau; Batalyon 461/Pasgat; dan Batalyon 465/Pasgat.
Mereka nantinya akan menjalani seleksi mental ideologi, psikologi, dan kesamaptaan.
“Rekrutmen ini sudah kita awali dengan rekrutmen ataupun seleksi kesehatan yang proses sudah berjalan kurang lebih ya selama hampir satu bulan itu, berakhir tanggal 11 Agustus kemarin,” ujarnya.
“Dari hasil tersebut, sesuai dengan kebutuhan, kita akan melanjutkan ke tahap berikut yaitu seleksi mental ideologi, kemudian psikologi, dan kesamaptaan,” sambung Gabriel.
Setelah tahapan seleksi tersebut, calon Komcad yang dinyatakan lolos akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran (Latsarmil) sejak 24 Agustus nanti dan berlangsung selama 1,5 bulan.
“Setelah seleksi tiga materi tersebut, direncanakan pelaksanaan pelatihan dasar kemiliteran akan dibuka pada tanggal 24 Agustus. Dan ini proses pelatihan dasar kemiliteran sesuai program selama kurang lebih satu setengah bulan,” jelasnya.
Gabriel mengatakan pembentukan Komcad ASN gelombang kedua merupakan kelanjutan dari program gelombang pertama. Kemhan sebelumnya melakukan evaluasi untuk meningkatkan pola pembentukan Komcad, terutama dalam hal kebersamaan katanya.
“Evaluasi ini tidak sekadar evaluasi, tetapi bagaimana hasil evaluasi itu kita perlu melakukan suatu pola ya, pola dalam konteks peningkatan baik itu peran serta, kemudian bagaimana kita merancang dalam konteks kebersamaan di tugas-tugas pelayanan,” tutur Gabriel.
Menurutnya, evaluasi dari gelombang pertama menunjukkan adanya peningkatan kolaborasi di antara ASN dari berbagai kementerian dan lembaga
Para peserta jadi lebih memahami bahwa tugas pelayanan publik tidak dapat dilakukan secara sendirian dan membutuhkan kementerian atau lembaga lain.
“Mereka sendiri merasakan bahwa kolaborasi antara satu dengan lain saling mengenal, baru saling mengetahui bahwa ternyata tugas saya di kementerian ini tidak bisa saya lakukan secara sendiri, tetapi membutuhkan peran serta dari kementerian lain. Dan itu ternyata lebih meningkatkan etos kerja dan lebih memberikan suatu kualitas pelayanan publik,” katanya.
Gabriel berharap seluruh proses seleksi lanjutan hingga Latsarmil dapat berjalan lancar. Ia juga meminta para calon Komcad mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat.
“Yang terpenting, semuanya dilakukan dengan penuh semangat!” tegasnya.
Nantinya, proses Latsarmil akan ditutup dan peserta yang dinyatakan lolos akan ditetapkan sebagai Komcad pada 7 Oktober 2026.
