News
·
23 April 2021 15:10

Asosiasi Guru Sejarah Setuju Kamus yang Tak Muat Hasim Asy'ari Disempurnakan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Asosiasi Guru Sejarah Setuju Kamus yang Tak Muat Hasim Asy'ari Disempurnakan (90073)
Kamus Sejarah Indonesia Jilid 1. Foto: Dok. Istimewa
Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) turut angkat bicara terkait polemik tak adanya lema Hasim Asy'ari di Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
ADVERTISEMENT
Dalam rilis yang diterima kumparan, Jumat (23/4), Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma mengatakan Hasyim Asy'ari dan tokoh lain turut mengambil tempat dalam perjalanan sejarah bangsa yang patut diteladani.
"Karena itu kami setuju agar naskah Kamus Sejarah Indonesia Jilid I-II disempurnakan secara objektif dan komprehensif dalam rangka memperkuat jati diri kita sebagai sebuah bangsa," tulis Sumardiansyah.
Pihaknya juga mengapresiasi Kemendikbud yang telah inisiatif menulis Kamus Sejarah Indonesia untuk memperkaya khazanah sejarah bangsa.
Meski begitu, ia menyebut perlu ada pendekatan kebijakan yang berpihak kepada sejarah untuk untuk mencegah amnesia sejarah di tengah arus globalisasi.
Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim meminta kamus sejarah Indonesia yang dijual secara online melalui marketplace maupun online shop untuk segera ditarik.
ADVERTISEMENT
"Sudah kami minta sekarang untuk segera bisa mencari dan merevisi dan menariknya sebaik mungkin," kata Nadiem usai bertemu dengan Ketua PBNU Said Aqil, Kamis (22/4).
Nadiem menuturkan, Kemendikbud akan menyempurnakan kamus sejarah Indonesia sebelum kembali diedarkan. Dia berpesan agar Kemendikbud memiliki tim yang komprehensif untuk menyaring informasi yang dimuat di buku, khususnya terkait sejarah.
"Tentunya kami harus punya tim yang secara komprehensif lebih ketat filtering konten daripada buku-buku yang dipublikasikan, apalagi yang hubungannya dengan sejarah. Itu adalah pesan saya kepada tim saya," ujarnya