Asthara Skyfront City Jajaki Kerja Sama dengan Bank untuk Pembiayaan KPR
·waktu baca 2 menit

Asthara Skyfront City mulai menjajaki kerja sama dengan empat bank yaitu Bank Mandiri, Bank OCBC, Bank UOB, dan Bank INA untuk mempermudah akses pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Hal ini diumumkan menjelang peluncuran resmi proyek hunian mereka, super cluster The Floritz, pada 19 Juni 2025 mendatang.
“Dengan kesepakatan kerja sama ini, kami berharap para pembeli kami mendapatkan kemudahan fasilitas pembiayaan melalui skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang tersedia,” ujar Supardi Ang, CEO Asthara Skyfront City di Sheraton Bandara Soekarno Hatta, Selasa (10/6).
Proyek perdana ini dikembangkan oleh Asthara Group pada 2017. Asthara Skyfront City dibangun di atas lahan seluas 1.100 hektare yang berbatasan langsung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Supardi menyebut, proyek ini mengusung konsep kawasan hunian modern yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan dan area bisnis, dengan tetap menekankan keberlanjutan dan konektivitas.
“Salah satu hunian yang akan diluncurkan untuk pertama kali adalah super cluster The Floritz dengan luas kurang lebih 20 hektare yang akan terbagi menjadi 4 cluster dan yang pertama akan diluncurkan pada 19 Juni 2025 mendatang adalah cluster Allurea,” jelasnya.
Allurea terdiri dari dua tipe rumah, yaitu tipe 6 dan tipe 8, dengan harga mulai dari Rp 900 juta. Supardi menilai hunian ini cocok untuk investasi jangka panjang, baik bagi warga Jakarta, Tangerang, maupun kota-kota lain.
Dengan lokasinya yang strategis di dekat bandara, proyek ini menyasar para profesional dengan mobilitas tinggi, termasuk pekerja di industri penerbangan seperti pilot, pramugari, hingga ground handler.
“ini akan sangat memudahkan aktivitas penghuninya seperti misalnya para pilot, pramugari, pekerja maskapai penerbangan, ground handler, dan komunitas Bandara lainnya, serta para profesional dan pengusaha yang bermobilitas tinggi dari berbagai kota di Indonesia dan Internasional,” tutup Supardi.
