Atap Ruang Kelas SD di Grobogan Ambruk, Siswa Belajar di Ruang Rebana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi atap ruang kelas yang ambrol di SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi atap ruang kelas yang ambrol di SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Foto: Dok. Istimewa

Atap ruang kelas 6 SD Negeri 2 Mlilir dan ruang kepala sekolah di Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ambruk pada Sabtu (16/5) malam. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar terganggu.

"Jadi yang ambruk itu atap kelas 6 sama ruang kepala sekolah, ambruk sebagian. Kejadiannya mungkin Sabtu malam ya," kata Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto kepada kumparan, Senin (18/5).

Kondisi atap ruang kelas yang ambrol di SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Foto: Dok. Istimewa

Ia menduga atap sekolah ambruk karena kondisinya sudah lapuk. Bahkan, pihak sekolah terpaksa menopang atap ruangan tersebut dengan sebatang kayu.

"Sudah lama lapuk, sudah disangga (ditopang) kayu, tapi mungkin sudah terlalu lama ya. Saat itu juga hujan deras," jelas dia.

Anang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Saat ini, para siswa kelas 6 belajar di ruang rebana.

"Tidak ada korban dari guru atau siswa. Untuk kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, sementara ditempatkan di ruang rebana," ungkap dia.