Atlet Rugbi Australia yang Mabuk lalu Pukul Satpam di Bali Dibebaskan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
WN Selandia Baru, David Tuino Fifita, yang menonjok seorang satpam di klub malam di Kuta, Badung, Bali. Foto: Dok. Polsek Kuta
zoom-in-whitePerbesar
WN Selandia Baru, David Tuino Fifita, yang menonjok seorang satpam di klub malam di Kuta, Badung, Bali. Foto: Dok. Polsek Kuta

Atlet rugbi profesional di Australia bernama David Tuino Fifita (19) terbebas dari kurungan penjara Polsek Kuta, Bali. Dia sempat ditangkap usai memukul wajah satpam klub malam bernama Dani Irawan (33). David melayangkan bogem mentahnya dalam keadaan mabuk.

Laki-laki berkebangsaan Selandia Baru ini bebas setelah melakukan mediasi dan berdamai dengan satpam klub malam La Vavela itu.

“Sudah dibebaskan dan tidak diproses peradilan lagi karena sudah melalui restoratif justice, korban juga sudah tidak mempersalahkan,” kata Kanit Reskim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa kepada wartawan, Senin ( 11/11).

Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutter Stock

David diciduk polisi pada Sabtu (9/11) lalu di La Vavela club. Saat itu, sekitar pukul 09.50 WITA, dia turun dari taksi online dan memukul Dani sedang main ponsel di pos satpam.

Dani yang kaget lalu mengejar David. Dani hendak membalas perbuatan David. Tapi, Dani dicegah sopir taksi itu dan menyarankan melapor kepada polisi.

Polisi lalu memboyong David ke Polsek. Polsek kesulitan menginterogasi David yang masih mabuk. Dua malam ditahan di Polsek, David lalu mengajukan upaya damai kepada Dani.

kumparan post embed