Australia Bantu Tangani Karhutla: Kerahkan Pesawat-Tangki Air Berkapasitas 15 Ribu Liter

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers yang diselengarakan di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, mengenai dukungan Australia terhadap respon Karhutla di Sumatra, Kamis (5/11/2026). Foto: Achtar Firdausy/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers yang diselengarakan di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, mengenai dukungan Australia terhadap respon Karhutla di Sumatra, Kamis (5/11/2026). Foto: Achtar Firdausy/kumparan

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roy Brazier, menyerahkan bantuan untuk penanganan karhutla di Indonesia. Australia akan ikut dalam operasi pemadaman karhutla di Kalimantan Timur pada 6–12 November 2026.

"Bantuan ini mencakup pesawat large air tanker yang mampu menjatuhkan 15.000 liter air dalam setiap sortie, dengan perkiraan enam sortie dapat dilakukan setiap harinya," kata Roy Brazier di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (5/11).

Konferensi pers yang diselengarakan di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, mengenai dukungan Australia terhadap respon Karhutla di Sumatra, Kamis (5/11/2026). Foto: Achtar Firdausy/kumparan

Roy Brazier mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kerja sama erat kedua negara dalam penanganan bencana.

"Pengerahan bantuan ini dimungkinkan berkat kerja sama erat antara Indonesia dan Australia, dan sepenuhnya mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam menangani kebakaran tersebut," ucap Roy Brazier.

Konferensi pers yang diselengarakan di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, mengenai dukungan Australia terhadap respon Karhutla di Sumatra, Kamis (5/11/2026). Foto: Achtar Firdausy/kumparan

Sementara, Kepala BNPB Letjen Kristomei Sianturi, mengatakan, tak cuma mengerahkan personel. Sejumlah alutsista Australia juga turun langsung untuk pemadaman Karhutla.

"Ada satu pesawat C-130 Hercules dan satu pesawat Cessna. Pesawat akan dioperasikan oleh New South Wales Rural Fire Service," kata Kristomei.

Konferensi pers yang diselengarakan di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, mengenai dukungan Australia terhadap respon Karhutla di Sumatra, Kamis (5/11/2026). Foto: Achtar Firdausy/kumparan

Australia juga mengerahkan 20 personel spesialis penerbangan yang dipimpin oleh Chief Superintendent Matthew Reeves untuk mendukung operasi pemadaman.

Kristomei menambahkan di wilayah Kalimantan Timur masih terdapat banyak titik api, sehingga bantuan dari Australia akan dikerahkan ke daerah Kalimantan Timur.

"Dan sekali lagi kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan tentunya ini adalah simbol persahabatan antara dua negara, dua sahabat yang saling berdekatan," ucap Kristomei.