Australia Gelar Peringatan NAIDOC di Jakarta, Musisi Aborigin Unjuk Gigi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertunjukan Didgeridoo oleh musisi asal suku Wakka Wakka Australia David Williams dalam perayaan pekan National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) di Kosenda Hotel, Jakarta Pusat, (5/7/2022). Foto: Aliyya Bunga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pertunjukan Didgeridoo oleh musisi asal suku Wakka Wakka Australia David Williams dalam perayaan pekan National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) di Kosenda Hotel, Jakarta Pusat, (5/7/2022). Foto: Aliyya Bunga/kumparan

Kedutaan Besar Australia menggelar pertunjukan musik yang menampilkan instrumen tradisional khas dari suku Aborigin, Didgeridoo, pada Selasa (5/7/2022).

Acara ini merupakan salah satu agenda peringatan pekan National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) yang dimulai pada 3-10 Juli 2022.

“Pekan NAIDOC merupakan sebuah kesempatan bagi seluruh penduduk Australia untuk merayakan sejarah, budaya serta prestasi penduduk asli Aborigin dan Pulau Selat Torres,” ungkap Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, dalam sebuah keterangan pers.

Pekan NAIDOC adalah acara tahunan yang jatuh pada setiap bulan Juli dan dirayakan oleh warga Australia di berbagai negara di dunia. Serangkaian acara ini bertujuan untuk mempromosikan pemahaman yang lebih luas terhadap budaya asli penduduk Aborigin dan Pulau Selat Torres kepada penduduk di negara-negara lain.

Pertunjukan Didgeridoo oleh musisi asal suku Wakka Wakka Australia David Williams dalam perayaan pekan National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) di Kosenda Hotel, Jakarta Pusat, (5/7/2022). Foto: Aliyya Bunga/kumparan

Di Indonesia, pekan NAIDOC tak hanya diselenggarakan di Jakarta saja, namun juga di Bandung dan Bali. Dalam perayaaannya kali ini, Kedutaan Besar Australia menghadirkan warga Aborigin asal suku Wakka Wakka di Indonesia.

“Kedutaan Besar Australia di Indonesia merayakan Pekan NAIDOC tahun ini dengan mengundang penduduk asli Australia terkemuka, David Williams,” sambung Williams.

David Williams merupakan penduduk asli Australia yang juga berprofesi sebagai musisi tradisional dan desainer terkemuka di dunia.

Pertunjukan Didgeridoo oleh musisi asal suku Wakka Wakka Australia David Williams dalam perayaan pekan National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) di Kosenda Hotel, Jakarta Pusat, (5/7/2022). Foto: Aliyya Bunga/kumparan

“Saya akan berbagi perspektif uniknya tentang bagaimana peran budaya mempengaruhi karya kreatifnya di industri komunikasi strategis,” tutur dia.

Nama David Williams kerap muncul di berbagai acara internasional. Ia sempat tampil di upacara pembukaan Olimpiade Beijing dan Westminster Abbey. Selain itu, Williams juga telah melakukan tur dengan Busby Marou mendukung Michael Bublé dan James Blunt.

“Namun ini pertama kalinya saya berkunjung ke Indonesia, sangat menyenangkan di sini,” ungkap Williams dalam sesi diskusi kreatif yang digelar di Kosenda Hotel Jakarta Pusat.