Australia Umumkan Rencana Pembelian Kapal Selam Nuklir dari Amerika Serikat

14 Maret 2023 11:21 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Naval Base Point Loma di San Diego, California, Amerika Serikat, Senin (13/3/2023).  Foto: Leah Millis/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Naval Base Point Loma di San Diego, California, Amerika Serikat, Senin (13/3/2023). Foto: Leah Millis/REUTERS
ADVERTISEMENT
Australia mengumumkan rencana pembelian lima kapal selam tenaga nuklir dari Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/3). Mereka juga akan membangun kapal selam baru dengan model dari AS dan teknologi Inggris.
ADVERTISEMENT
Pengumuman itu disampaikan di pangkalan laut San Diego. Pertemuan itu dihadiri PM Australian Anthony Albanese, PM Inggris Rishi Sunak dan Presiden AS Joe Biden.
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Naval Base Point Loma di San Diego, California, Amerika Serikat, Senin (13/3/2023). Foto: Leah Millis/REUTERS
Australia nantinya akan membeli kapal selam US Virginia-Class yang bertenaga nuklir. Kesepakatan itu tertuang dalam pakta pembentukan aliansi pertahanan AUKUS.
"Amerika Serikat sudah menjaga stabilitas di Indo-Pasifik selama beberapa dekade terakhir, aliansi kapal selam ini akan mendukung prospek perdamaian selama beberapa dekade mendatang," ujar Biden seperti dikutip dari Reuters.
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Naval Base Point Loma di San Diego, California, Amerika Serikat, Senin (13/3/2023).  Foto: Leah Millis/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Naval Base Point Loma di San Diego, California, Amerika Serikat, Senin (13/3/2023). Foto: Leah Millis/REUTERS
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Naval Base Point Loma di San Diego, California, Amerika Serikat, Senin (13/3/2023). Foto: Leah Millis/REUTERS
Meski diberi izin membeli kapal selam bertenaga nuklir, Biden menekankan Australia tidak akan mendapat senjata nuklir.
PM Albanese memuji kesepakatan pembelian dan perakitan kapal selam nuklir. Ia menggambarkan kesepakatan sebagai investasi tunggal terbesar dalam sejarah pertahanan Australia.
ADVERTISEMENT
Bukan tanpa alasan, kapal selam yang akan dibeli Australia dari AS dilengkapi dengan rudal jarak jauh. Selain itu pembelian kapal selam berdampak baik pada perekonomian Australia, lantaran akan membuka banyak lapangan kerja.
Menurut perhitungan Australia proyek multi dekade ini akan menghabiskan dana hampir USD 40 miliar dalam 10 tahun pertama. Sedangkan lapangan kerja yang akan tercipta mencapai 20 ribu.
"Australia jadi satu-satunya negara kedua, setelah Inggris, yang diberi akses rahasia kapal selam nuklir AS," ucap Albanese.
"Kami terikat, di atas segalanya, oleh dunia di mana perdamaian dan stabilitas dan keamanan akan memastikan kemakmuran lebih besar," ucap dia.