Awas Bahaya di Dekat Sutet

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tembok rumah rusak akibat ledakan (Foto: Anggi Dwiki/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tembok rumah rusak akibat ledakan (Foto: Anggi Dwiki/kumparan)

Sutet atau listrik dengan tegangan tinggi berbahaya. Ada jarak tertentu agar aman dari aliran listrik Sutet. Soal Sutet ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 tahun 2015.

Baca juga: Rambatan Listrik Sutet ke Pohon Pisang Penyebab Ledakan Rumah di Bogor

Dalam aturan itu diatur mengenai ruang bebas, jarak bebas minimum, dan jarak bebas horizontal dengan Sutet. Semua bergantung pada konduktor Sutet tersebut. Ada jarak minimal yang mesti dipenuhi misal apabila kekuatan Sutet 66 Kv jarak minimal 7,5 meter. Hingga seterusnya semakin besar daya, mesti semakin jauh jarak.

Berkaca dari kasus aliran Sutet di Gunung Putri yang mengalir lewat pohon pisang karena daunnya menyentuh Sutet hingga mengalir ke rumah, dan membuat peralatan listrik meledak dan mengakibatkan tiga orang terluka, imbauan disampaikan.

Selain datang dari PLN, pemerintah setempat yakni Kecamatan Gunung Putri juga memberi imbauan ke warga.

Tembok menghitam akibat ledakan (Foto: Anggi Dwiki/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tembok menghitam akibat ledakan (Foto: Anggi Dwiki/kumparan)

"Mempunyai tanaman atau pohon lainnya di bawah sutet ini agar tidak didiamkan kalau memang sudah mendekati kabel Sutet itu," jelas Camat Gunung Putri Juanda Juanda Dimansyah di Gunung Putri, Rabu (29/3).

Juanda juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi menimpa Epi (22) dan dua anaknya. Rumah mereka mendapatkan aliran Sutet dari pohon pisang yang membuat peralatan listrik mereka meledak.

"Ini namanya musibah tentunya kita ke depan ini bahan pengalaman jangan sampai terulang. PLN bertanggung jawab atas perbaikan dan biaya rumah sakit," terang dia.

"Langkah ke depan kami akan sosialisasi dengan PLN, bagi warga yang ada di lokasi bawah Sutet," tutup dia.

Dampak ledakan instalasi listrik (Foto: Anggi Dwiki/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Dampak ledakan instalasi listrik (Foto: Anggi Dwiki/kumparan)