AXA Financial Perkenalkan Produk Baru Asuransi Jiwa Seumur Hidup

AXA Financial Indonesia memperkenalkan produk asuransi jiwa Maestro Infinite Protection (MIP). Produk asuransi tersebut dapat memberikan perlindungan jiwa optimal kepada nasabah hingga umur 100 tahun.
Direktur AXA Financial Indonesia Nina Ong menilai produk tersebut dikeluarkan karena melihat semakin tingginya risiko yang terjadi di masyarakat seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia
"Berdasarkan data WHO 2014, Indonesia itu merupakan negara penderita stroke terbanyak di dunia, ini akibat negarif dari gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin termodernisasi," kata Nina saat leuncuran produk asuransi di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (13/7).
Menurut Nina, ada tiga kelebihan yang akan di dapat nasabah dari asuransi MIP. Pertama, kepastian perlindungan jiwa dan kecelakaan seumur hidup hingga usia 100 tahun dengan mendapatkan 50 persen dari uang pertanggungan (UP) dasar hingga Rp 1 miliar.
Kedua, masa bayar jumlah pembayaran premi bisa dipilih nasabah, antara 5, 10, 15, hingga 20 tahun. Ketiga, tambahan manfaat dana tunai di masa pensiun sebesar 20% dari UP Dasar ketika nasabah berumur 65 tahun.
"Tiga keuntungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia melindungu jiwanya dan memberikan kepastian kepada keluarganya di masa depan ketika resiko kehidupan terjadi, sehingga tercipta tujuan Empower People to Live a Better Life," ujarnya.
Nina optimistis asuransi MIP akan meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penetrasi asuransi di Indonesia hanya sekitar 2,87 persen Januari 2017, masih rendah dari negara Singapura dan Malaysia yang sudah diangka 5 persen.
Asuransi MIP, telah diluncurkan AXA Financial Indonesia pada 12 Juni 2017. Target dari asuransi MIP adalah semua segmen masyarakat Indonesia.
Menurut Nina, rata-rata masyarakat yang menjadi incaran asuransi adalah mereka yang berumur produktif, antara 44 tahun hingga 65 tahun. Namun untuk asuransi MIP, masyarakat dari berbagai umur dan segmen dapat membelinya.
"Kebutuhan masyarakat akan asuransi saat ini tak terbatas, karena itu tadi seluruh masyarakat Indonesia perlu proteksi resiko gaya hidup modern. Manfaatnya pun bisa hingga 3 generasi karena (pembiayaan asuransi) sampai 100 tahun," katanya.
