Ayah di AS Bunuh Anak Kandung dan Jasadnya Dijadikan Pakan Babi

Seorang ayah di Amerika Serikat tega menyiksa anaknya yang berusia 7 tahun hingga tewas. Tidak hanya itu, dia juga memberikan jasad anaknya untuk dimakan babi.
Diberitakan Associated Press, kasus ini terungkap dalam pengadilan di Kansas pada Senin (8/5). Tersangka, Michael Jones, 46, divonis penjara seumur hidup atas pembunuhan sadis terhadap Adrian Jones, putra kandungnya, pada tahun 2015.
Ibu tiri Adrian, Heather Jones, 31, telah lebih dulu dinyatakan bersalah dan divonis seumur hidup atas kasus tersebut. Heather mengaku tidak berdaya melindungi Adrian yang disiksa oleh Jones. Namun penyidik menemukan bahwa Heather ikut menyiksa Adrian yang menyebabkan kematiannya.
Adrian diduga tewas pada September atau Oktober 2015, namun kematiannya tidak pernah dilaporkan ke kepolisian. Untuk pertama kalinya dalam pengadilan tersebut, penyidik mengatakan jasad Adrian dijadikan pakan babi. Ditemukan sisa-sisa jasad Adrian di kandang babi Jones.
Baca juga: Mahkota Emas Bertabur Berlian Dicuri dari Museum Jerman

Menurut Jerry Gorman, jaksa penuntut, ini adalah kasus paling mengerikan yang pernah dia tangani. Penyidik, Detektif Stuart Littlefield tidak kuasa menahan tangis saat menyampaikan temuannya, mengatakan bahwa Adrian "disiksa di usianya yang muda."
Menurut nenek Adrian, Judy Conway, Jones sering menyiksa Adrian dengan menelanjangi bocah malang itu di bawah kucuran air di kamar mandi yang pintunya dimodifikasi sehingga dia tidak bisa keluar.
Adrian sering diikat di meja dan dipaksa berdiri di dalam kolam renang semalaman, terendam air dingin hingga ketinggian seleher. Adrian dipukuli dengan gagang sapu, dan dijatah makanannya sehingga dia sering kelaparan. Detektif Littlefield mengatakan, Adrian juga sering disetrum dengan pistol listrik.
Ibu biologis Adrian, Dainna Pearce, yang kehilangan hak asuh putranya itu beberapa tahun lalu mengecam dan mengutuk kejahatan Jones.
"Saya berdoa agar kau mengalami kehidupan yang menyiksa dan panjang di penjara. Saya tidak tahu apakah bisa memaafkanmu, yang saya tahu, kau harus menderita," ujar Pearce kepada Jones.
