Ayah Pelaku Penabrak Keluarga Muslim Kanada: Saya Ngeri Dengar Kejahatan Itu

11 Juni 2021 10:39 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sketsa wajah Nathaniel Veltman selama penampilan pengadilan di London, Ontario, Kanada. Foto: Pam Davies/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sketsa wajah Nathaniel Veltman selama penampilan pengadilan di London, Ontario, Kanada. Foto: Pam Davies/via REUTERS
ADVERTISEMENT
Mark Veltman tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut. Mark merupakan ayah dari Nathaniel Veltman pelaku penabrak keluarga Muslim di Kanada.
ADVERTISEMENT
Lewat wawancara singkat melalui email dengan kantor berita Reuters, Mark menyampaikan rasa duka mendalam kepada korban aksi keji sang anak yang baru berusia 20 tahun.
"Dengan sangat terkejut dang ngeri saya mendengar kejahatan yang sudah tak bisa digambarkan dengan kata-kata pada akhir pekan lalu," ucap Mark seperti dikutip dari Reuters.
Orang-orang berkumpul di TKP di mana seorang pria mengendarai truk pickup melompati trotoar dan menabrak sebuah keluarga Muslim, di London, Ontario, Kanada (7/6). Foto: Carlos Osorio/REUTERS
"Tidak ada kata yang bisa saya ucapkan untuk menggambarkan kesedihan saya untuk korban tindakan tak masuk akal ini," sambung dia.
Veltman bertindak biadab pada akhir pekan lalu di kota London, Kanada. Dia menabrak sekeluarga Muslim keturunan Pakistan yang sedang jalan sore.
Empat dari lima orang anggota keluarga itu tewas. Hanya satu selamat namun mesti mendapat perawatan intensif.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara di luar Masjid Muslim London, di London, Ontario, Kanada, Selasa (8/6). Foto: Nathan Denette/Pool via REUTERS
Polisi menyebut, motif Veltman menabrak keluarga Muslim adalah kebencian terhadap Islam.
ADVERTISEMENT
Veltman ditangkap selang beberapa saat usai kejadian. Dia mendapat empat dakwaan termasuk pembunuhan tingkat satu dan upaya pembunuhan.
PM Kanada Justin Trudeau mengecam keras aksi Veltman. Trudeau menegaskan, apa yang dilakukan Veltman merupakan tindakan terorisme.