Ayah Tewas Membusuk di Koja Ternyata Pengusaha Perlengkapan Umrah
·waktu baca 2 menit

Polisi mengungkap latar belakang pekerjaan H (50), pria yang ditemukan tewas dalam keadaan membusuk bersama anaknya, A (2) dalam sebuah rumah di kawasan Koja, Jakarta Utara.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manossoh, mengatakan selama hidupnya, H merupakan pengusaha perlengkapan umrah. Hal ini terungkap dari berbagai temuan di dalam rumah.
"Bapaknya, almarhum ini bekerja di usaha sarana kelengkapan umrah, sampai dengan kejadian usaha itu masih berjalan," ujar Iver saat dihubungi, Rabu (1/11).
"Jadi, di rumah kami temukan paket pengadaan, kaya sarung dan beberapa perlengkapan umrah," sambungnya.
Sementara sang istri, lanjut Iver, hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Namun, menurutnya, keluarga ini hidup dalam kondisi ekonomi yang cukup.
"Ya (kondisi ekonomi) menengah ya, kalau saya lihat. Kulkas juga terisi persediaan juga, perlengkapan di rumah cukup ya saya lihat, keadaan kulkas dan isinya cukup ya," tuturnya.
Sebelumnya, H dan A ditemukan dalam kondisi tewas membusuk di dalam rumahnya di kawasan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (28/10).
Dari hasil pemeriksaan sementara, sang ayah tewas lebih dulu, sekitar 10 hari sebelum ditemukan. Sementara, anaknya diduga tewas 7 hari setelah ayahnya.
Dari jasad H tak ditemukan adanya bekas luka. Namun, di sekitarnya terdapat darah yang belum diketahui asal usulnya. Sementara sang anak, ditemukan luka di bagian wajah dan keningnya. Hanya saja, belum bisa dipastikan penyebab kematian korban.
Di rumah itu, tak cuma kedua jasad yang ditemukan, tapi ada istri dan anak sulung korban. Mereka ditemukan dalam keadaan hidup, namun kondisinya lemas.
Sang istri hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan karena psikologisnya yang masih terguncang. Ia juga masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.
