Ayah Ungkap Kondisi David Ozora: Masih Jalani Fisioterapi, Kadang Dia Pikun

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ayah David Ozora hadir pada sidang perdana Mario Dandy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ayah David Ozora hadir pada sidang perdana Mario Dandy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ayah David Ozora (17), Jonathan Latumahina, mengungkapkan kondisi terbaru anaknya. Jonathan mengatakan, ada perkembangan dalam pemulihan kesehatan David, meski baru sedikit.

Saat ini, David masih harus menjalani fisioterapi, dampak dari penganiayaan oleh Mario Dandy dkk pada Februari 203.

"Masih jalan fisioterapi. Sekarang tinggal fisioterapi mengembalikan motorik," kata Jonathan kepada wartawan di PN Jakarta Selatan, Kamis (10/8).

Ardhito Pramono menjenguk David Ozora di rumah sakit. Foto: Instagram/@ardhitopramono

Jonathan belum bisa membeberkan perkembangan kondisi anaknya secara rinci.

"Kita masih kontrol jadi kita belum bisa memastikan seperti apa karena brain injury [cedera otak] itu kan enggak bisa dilihat dari seperti tampak mata, ya. Jadi kita masih kontrol, memantau, juga menjelaskan bahwa tiap bulan harus kontrol belum ada pemberitahuan sampai kapan," ungkapnya.

Meski perkembangannya tak bisa dilihat secara kasat mata, tapi Jonathan memastikan kondisi anaknya mengalami peningkatan. Jonathan menyebut saat ini David Ozora sudah bisa berjalan selama 18 menit untuk merangsang kinerja otak.

"Dia dapat progres-progres walaupun masih kecil banget, tapi ya kita syukuri itu sebagai sebuah keajaiban," kata Jonathan.

Kuasa Hukum N, Mellisa Anggraini di Polda Metro Jaya menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Rabu (9/8/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

"Dan masih sering kadang short time memory, kadang dia suka lupa, pikun," timpal kuasa hukum David, Mellisa Anggraini, di lokasi yang sama.

Soal pikun ini, Jonathan menyebut pemulihannya memerlukan waktu cukup panjang.

"Karena kan belum nyambung, ya. Seperti yang dijelaskan dokter, penghubung antara otak kanan otak kiri itu ada trauma yang sangat dalam robeknya, sehingga itu yang menyebabkan dia masih pikun," tambah Jonathan.

Kehadiran Jonathan dan Mellisa di PN Jaksel untuk mengawal proses sidang perkara penganiayaan David dengan terdakwa Mario Dandy (20) dan Shane Lukas (19). Hari ini sejatinya Mario dan Shane menjalani sidang tuntutan, tetapi ditunda karena jaksa belum siap.

Sedangkan dalam sidang dakwaan beberapa waktu silam, jaksa mendakwa Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas dengan hukuman penjara 12 tahun.