kumparan
7 November 2019 21:16

Ayahnya Dianugerahi Gelar Pahlawan, Putri Kahar Muzakkir ke Jakarta

Abdul Kahar Muzakkir, POTRAIT
Abdul Kahar Muzakkir. Foto: Wikimedia Commons
Tokoh Muhammadiyah asal Yogyakarta, Prof KH Abdul Kahar Muzakkir dianugerahi gelar pahlawan nasional. Gelar tersebut bakal disematkan Presiden Joko Widodo pada Jumat (8/10).
ADVERTISEMENT
Putri keempat Kahar Muzakkir yaitu, Yu Jauharoh Kahar Muzakkir langsung terbang ke Jakarta, Kamis (7/11).
Jauharoh akan menjadi ahli waris penerima Gelar Pahlawan Nasional untuk ayahnya. Informasi dari Humas PP Muhammadiyah, Jauharoh telah tiba di Jakarta sore tadi menggunakan pesawat Batik Air.
"Terima kasih banyak dan amin doanya. Baru landing dari Batik Air yang berangkat dari NYIA," kata Jauharoh.
Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional 2019 tersebut akan dilangsukan di Istana Negara pada Jumat 8 November 2019 pada pukul 13.00 WIB. Selain Kahar Muzakkir tokoh Yogyakarta lain yang dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional 2019 adalah Prof Dr Sardjito, Rektor pertama UGM.
Abdul Kahar Muzakkir
Abdul Kahar Muzakkir. Foto: Wikimedia Commons
"Acaranya besok sehabis Jumatan. Dokter Sardjito juga memperolehnya," kata dia.
Pada 23 Oktober lalu, kumparan sempat berbincang dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kediamannya di Bantul. Haedar mengatakan pengajuan gelar pahlawan untuk Kahar Muzakkir ini sudah sejak lima tahu lalu. Gelar tersebut diajukan oleh UII dan Muhammadiyah.
ADVERTISEMENT
"(Beliau) perintis kemerdekaan, sudah empat tahun yang lalu, lima tahun malahan (diajukannya)," kata Haedar.
Haedar mengatakan selain merupakan anggota BPUPKI, semasa muda Kahar Muzakkir juga merupakan diplomat di Timur Tengah.
"Dulu anggota BPUPKI dia juga diplomat. Masih muda waktu itu di Timur Tengah. Kader Muhammadiyah dan pendiri UII," ujar Haedar.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan