Babak Baru Kasus Aditya-Ken Admiral: Sang Pacar Diperiksa hingga Rumah Diteror

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Orang tua Ken Admiral.  Foto: Tri Vosa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Orang tua Ken Admiral. Foto: Tri Vosa/kumparan

Kasus penganiayaan Ken Admiral (19) oleh teman sebayanya, yakni Aditya Hasibuan—anak AKBP Achiruddin Hasibuan, memasuki babak baru.

Dalam kasusnya, Polda Sumut telah menahan Aditya Hasibuan sebagai tersangka Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Status ini ditetapkan berdasar laporan keluarga Ken Admiral.

Polda Sumut juga telah mencopot Achiruddin dari jabatannya selaku KBO Narkoba Polda Sumut. Sebab Achiruddin diduga membiarkan penganiayaan yang dilakukan anaknya terjadi.

Bahkan Achiruddin kini diblokir rekeningnya oleh PPATK, dan diusut dalam perkara lain yakni dugaan kepemilikan gudang minyak.

Sejauh ini, pihak Aditya belum memberikan tanggapan. Achiruddin yang dicegat wartawan pun tidak memberikan tanggapan apa pun.

video youtube embed

Babak baru ini bermula dari unggahan di Twitter. Sebelumnya yang viral hanyalah adegan Aditya menganiaya Ken yang sudah terkapar.

Kini—juga di Twitter—viral 2 postingan lain: Pertama, percakapan Ken dan Aditya sebelum kekerasan terjadi; kedua, video Achiruddin menjadi penengah Ken versus Aditya hingga bersalaman damai.

Singkat cerita, postingan tersebut menunjukkan bahwa kejadian pada 22 Desember 2022 itu bukan Ken dianiaya Aditya melainkan mereka duel satu lawan satu.

Adapun 2 postingan tersebut diunggah oleh akun Abek dengan username @gataudehserahlo. kumparan telah meminta izin untuk mengutip cuitannya itu.

video youtube embed

Berawal dari Pacar Ken

Duel tersebut berawal dari pacar Ken, Shafira, yang berfoto dengan teman Aditya. Persoalan ini ditanyakan Ken ke Aditya.

"Kemudian Ken Admiral dengan emosi mengatakan perkataan kasar kepada Adit melalui chat, Adit yang merasa tersinggung membalas chat tersebut dengan tenang," begitu cuitan Abek seraya memperlihatkan isi percakapan Ken dengan Aditya.

Ken kemudian mendatangi rumah Aditya membawa 5 orang temannya. Di depan rumah, Ken memanggil keluar Aditya dengan kata-kata "Woi keluar kau bencong". Sebutan "bencong" itu ada juga di dalam chat tersebut.

Achiruddin Menengahi

"AKBP Achiruddin Hasibuan yang mendengar ada pertengkaran, kemudian keluar mencoba melerai mereka, tetapi kedua bilah pihak (Ken dan Aditya) bersikeras ingin menyelesaikan permasalahan dengan cara berkelahi 1 lawan 1," kata Abek.

"Ia [Achiruddin] khawatir permasalahan malah tertunda dan akan berakibat fatal di kemudian hari, ia pun mengizinkan mereka untuk menyelesaikan masalah dengan cara mereka sendiri," lanjut Abek.

Duel pun terjadi

Usai duel, Achiruddin berdiri menengahi kubu Ken dan Aditya, memberikan penjelasan supaya lebih baik permasalahan diselesaikan seperti itu (duel) daripada nanti di jalan masalah yang tidak selesai itu akan berujung masalah yang lebih berat lagi, misalnya pembacokan.

Achiruddin juga memberi petuah supaya terkait masalah cewek jangan sampai malah menjadi berantem, tapi ditertawakan saja. Kedua kubu pun bersalaman bahkan teman-teman Ken pun mencium tangan Achiruddin.

AKBP Achiruddin Hasibuan usai diperiksa Ditreskrimum Polda Sumut, Kamis (27/4/2023). Foto: Tri Vosa/kumparan

AKBP Achiruddin Tak Intervensi Kasus Anaknya

Polda Sumut membantah adanya intervensi atau campur tangan dari AKBP Achiruddin Hasibuan dalam penanganan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi NasDem Ahmad Sahroni memberi tanggapan terkait kasus Aditya Hasibuan vs Ken Admiral.

Menurut Sahroni, ada intervensi yang dilakukan karena penanganan kasus yang lambat. Kasus dilaporkan pada Desember 2022, tapi baru viral April 2023.

"Pasti ada intervensi (kasus penganiayaan Aditya Hasibuan). Mana mungkin selama itu? Keluarga korban saja baru buka suara dan meminta keadilan," kata Sahroni.

Bantahan itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

“Tidak ada (intervensi), saya sudah cek langsung, langsung saya tanyakan ke Kasatnya. Enggak ada intervensi atau apa pun juga,” kata Hadi.

AKBP Achiruddin jalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Sumut pada Kamis (27/4/2023). Foto: Tri Vosa/kumparan

Polisi Ralat Perempuan Pemicu Kasus Aditya-Ken Admiral: Bukan Inisial D tapi SH

Polda Sumut meralat inisial perempuan D yang diduga menjadi penyebab penganiayaan yang dilakukan oleh anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan.

“Untuk perempuan inisial D, itu kami ralat, nama lengkap dari teman Ken Admiral maupun tersangka AH itu adalah inisial SH, saya ulangi, kami ralat dengan inisial SH,” kata Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Sumaryono.

“Untuk saudari SH ini sudah kita lakukan pemeriksaan awal dan akan mintai keterangan tambahan terkait dengan kasus ini, dia pelajar,” tambah Sumaryono.

Meski begitu, Sumaryono menyebut tidak ada keterkaitan perempuan inisial SH dengan kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap Ken Admiral.

Sebelumnya, Sumaryono sempat menjelaskan motif penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya terhadap Ken dipicu oleh hubungan asmara.

“Terkait motif, sementara bisa kita sebut motif asmara,” kata Sumaryono.

“Perkara ini saling lapor, bermula dari chatting-an antara pelapor atas nama Ken Admiral dan AH (Aditya), yang mana pelapor menanyakan kepada terlapor apa hubungan saudara terlapor dengan D,” ungkap dia.

video youtube embed

Kasus Aditya-Ken Admiral Viral, Kompolnas Langsung Datang ke Polda Sumut

Kompolnas meminta kasus penganiayaan oleh anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan, terhadap Ken Admiral segera dituntaskan.

“(Kedatangan hari ini) bagian dari koordinasi Kompolnas dengan Polda Sumut, kebetulan lagi ada kasus yang viral. Secara normatif ya, saya minta klarifikasi seperti apa proses penanganannya selama ini sampai adanya video viral seperti itu,” kata Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim saat mengunjungi Polda Sumut.

Yusuf menuturkan, penetapan tersangka sudah dilakukan. Ia memastikan Kompolnas akan terus mengawal kasus ini.

"Bagaimana prosesnya baik secara etik maupun pidana tentu perlu Kompolnas memberikan saran sekaligus mendorong agar cepat dituntaskan dan kepastian hukumnya didapatkan, tidak mengambang lah,” tutur Yusuf.

Fira alias Shafira alias SH menghadiri panggilan pemeriksaan Polda Sumut, Jumat (28/4/2023). Foto: Tri Vosa/kumparan

Fira Diperiksa Polda Sumut, Disebut Melihat Ken Admiral Dianiaya Aditya Hasibuan

Fira alias Shafira alias SH (17), pacar Ken Admiral, menghadiri panggilan pemeriksaan Polda Sumut, pukul 16.15 WIB, Jumat (28/4).

Fira ini diduga pemicu pertikaian Ken dengan Aditya Hasibuan—anak AKBP Achiruddin Hasibuan.

Awalnya, Fira berfoto dengan teman Aditya. Foto tersebut sampai ke Ken lalu Ken menanyakan soal ini ke Aditya.

Sebelum Ken dan Aditya berduel pada 22 Desember 2023, Fira menjadi saksi pertikaian pada sehari sebelumnya.

“Jadi gini, Fira ini menyaksikan penganiayaan terhadap Ken yang pada saat dalam mobil, yang jam 10. Waktu itu, Fira sedang menggendong ponakannya, begitu,” kata pengacara Ken, Irwansyah Putra Nasution.

Teror di rumah Ken Admiral, Komplek Tasbi II, Medan pada Jumat (28/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Rumah Ken Admiral Diteror: Ada yang Lempar Bunga dan Jeruk

Rumah kediaman Ken Admiral di Kompleks Tasbi II, Medan diteror oleh orang tidak dikenal. Hal itu pertama kali diposting oleh akun instagram @dindasafay, kakak dari Ken Admiral pada Jumat (28/4).

Irwansyah Putra Nasution membenarkan kejadian tersebut.

“Iya (diteror), tapi belum tau siapa yang melakukan,” kata Irwansyah.

Irwansyah menjelaskan aksi teror itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi itu dilakukan dengan melemparkan batu, jeruk purut dan bunga-bungaan. Meski begitu, pelaku berhasil kabur.

Saat ini, tim dari Polda Sumut berjaga di sekitar rumah Ken. Penjagaan itu dimulai sejak Jumat (28/4) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.

Meski begitu, Irwansyah tak menjelaskan sampai kapan penjagaan itu akan dilakukan.

Teror di rumah Ken Admiral, Komplek Tasbi II, Medan pada Jumat (28/4/2023). Foto: Dok. Istimewa
Teror di rumah Ken Admiral, Komplek Tasbi II, Medan pada Jumat (28/4/2023). Foto: Dok. Istimewa