Babak Baru Kasus Binomo: Vincent Raditya Diperiksa hingga Muncul Tersangka Baru

8 April 2022 6:13 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Captain Vincent Raditya. Foto: Instagram/@vincentraditya
zoom-in-whitePerbesar
Captain Vincent Raditya. Foto: Instagram/@vincentraditya
ADVERTISEMENT
Vincent Raditya atau yang kerap disapa Kapten Vincent telah memenuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Rabu (6/4).
ADVERTISEMENT
Vincent diperiksa sebagai saksi terkait kasus Binomo yang menjerat tersangka Indra Kenz.
Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Candra Sukma Kumara mengatakan Vincent diperiksa sekitar 15 jam dengan dicecar 40 pertanyaan.
“Kemarin dia diperiksa itu dari jam 10 [pagi] sampai 1 pagi. Kemarin kurang lebih itu ada 40-an [pertanyaan], segitu kurang lebih 40-an,” kata Candra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).
Candra menjelaskan, pemeriksaan Vincent kemarin terkait dengan hubungannya dengan tersangka Indra Kenz.
“Semua kita tanyakan, terkait dengan IK, Binomo, terkait dengan apa pun itu sudah kita tanyakan,” jelasnya.
Candra menegaskan akan memanggil siapa saja pihak yang sempat memiliki hubungan kedekatan dengan Indra Kenz guna mempercepat proses kasus Binomo.
ADVERTISEMENT
Tersangka Baru Kasus Binomo
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan (tengah) menunjukkan barang bukti mata uang dolar dan rupiah palsu saat rilis pengungkapan kejahatan mata uang palsu di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/3/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Dittipideksus Bareskrim Polri mengungkapkan 1 tersangka berinisial WMN atau Wiki ditangkap dan telah resmi ditahan di rutan Bareskrim Polri.
Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan Wiki ditangkap pada Rabu (6/4) di wilayah Tangerang.
“[Wiki] ditangkap kemarin tanggal 6 di daerah Tangerang di kediamannya,” kata Whisnu di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).
Adapun peran tersangka Wiki yakni sebagai admin grup telegram dengan Indra Kenz.
“Untuk keterkaitan tersangka WMN sebagai admin membuat telegram grup dengan saudara IK,” ungkapnya.
Pemilik Binomo WNA
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri kini telah mengetahui siapa pemilik aplikasi trading ilegal Binomo.
“Sudah ada [identitas bos Binomo], tapi WNA dan berada di sana di luar negeri,” kata Candra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).
ADVERTISEMENT
Namun, Candra menjelaskan bos Binomo tersebut tidak akan diungkap dan ditangkap oleh penyidik Bareskrim Polri karena bukan warga negara Indonesia.
“Tapi enggak akan kita ungkap, ini orang asing,” jelasnya.
"Belum, masih didalami (upaya penangkapan), karena kan terkait Binomo kalau di luar negeri kan soalnya legal, bukan kewenangan otorisasi kita," pungkasnya.
Binomo Gaji Brian Edgar USD 4 Ribu
Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich (ketiga dari kanan) guru dari Indra Kenz saat dirilis di Bareskrim, Kamis (7/4/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, gaji selama Brian bekerja di Rusia 404 Group mencapai USD 4.000.
Bila dirupiahkan, kisaran penghasilan per bulannya mencapai Rp 57.438.400,00 (kurs dolar Rp 14.400).
“Bayaran selaku customer support di perusahan 404 group Rusia sekitar 2.000 USD dan kemudian naik secara bertahap dan gaji paling besar 4.000 USD,” kata Whisnu di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).
ADVERTISEMENT
Selain itu, Whisnu menyebut, Brian juga berperan sebagai perekrut affiliator Binomo dengan mengirimkan surat penawaran melalui pesan elektronik (e-mail).
Tampang Fakar Suhartami
Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich (ketiga dari kanan) guru dari Indra Kenz saat dirilis di Bareskrim, Kamis (7/4/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Fakar Suhartami atau Fakarich, kini menjalani masa tahanan di Bareskrim Polri setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus Binomo.
Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich (tengah) guru dari Indra Kenz saat dirilis di Bareskrim, Kamis (7/4/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Pantauan kumparan, tampak Fakar mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Berbeda pada saat foto yang sering diposting dalam akun sosial medianya dengan barang-barang mewah.
Fakar juga terlihat menundukkan kepala dan membuang muka ke belakang saat dihadirkan di depan awak media saat jumpa pers terkait kasus Binomo di Bareskrim, Kamis (7/4).