Babak Baru Kasus Pembunuh Bayaran di Ulujami

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelaku pembunuh bayaran pria yang mayatnya ditemukan di TPU Chober, Ulujami, Jaksel, Jumat (11/2/2022).
 Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pelaku pembunuh bayaran pria yang mayatnya ditemukan di TPU Chober, Ulujami, Jaksel, Jumat (11/2/2022). Foto: Dok. Istimewa

Kasus pembunuhan pria berinisial FF (22) yang ditemukan jasadnya di Ulujami, Jakarta Selatan, semakin menemukan titik terang. Polisi baru-baru ini berhasil menangkap seorang pelaku berinisial MYL yang berperan sebagai eksekutor.

"Saya baru buka laporan, anak-anak yang di lapangan baru menangkap satu tersangka lagi. Tapi perannya yang mencari eksekutor atas perintah pemberi uang dan juga saat kejadian ada di TKP," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi, Sabtu (12/2).

Setelah menangkap MYL, polisi telah mengantongi sejumlah fakta. Di antaranya masing-masing eksekutor dijanjikan uang sejumlah Rp 1 juta, yang masing-masing baru diberikan Rp 500 ribu.

Penangkapan MYL ini diharapkan bisa semakin merunut kejadian pembunuhan, mulai dari perekrutan pembunuh bayaran hingga mengeksekusi korban.

"Ini yang menarik karena kami masih mencari benang merahnya, karena dia disuruh cari eksekutor tapi belum kami gali terkait apa yang disampaikan aktor intelektual kepada tersangka ini, sehingga dia mau saja cari eksekutor," tuturnya.

Sudah Tetapkan 2 Tersangka

Polisi saat ini sudah menetapkan dua tersangka yang berperan sebagai pencari eksekutor dan eksekutor. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang merupakan dalang atau aktor intelektual dalam kasus tersebut.

"Kami masih mencari benang merahnya. Karena dia (tersangka baru) disuruh cari eksekutor, tapi kami belum gali terkait apa yang disampaikan aktor intelektual kepada tersangka (pencari eksekutor) sehingga dia mau aja cari eksekutor," ungkap Budhi.

MYL membunuh korban menggunakan gunting yang diberikan orang yang menyuruhnya. Belakang terungkap bahwa MYL melakukan aksinya berdua.

Peran Pelaku Membunuh FF

Ilustrasi tersangka kejahatan Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Selain MYL, ada satu tersangka lagi yakni berinisial DA yang berperan mencari eksekutor. Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKP Yefta Ruben, mengungkapkan DA ditangkap di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Ketika akan ditangkap, DA sempat melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas.

Dalam interogasi awal, selain mencari eksekutor, DA juga berperan memegangi dan mencekik korban sebelum akhirnya dieksekusi oleh tersangka MYL.

"Untuk interogasi awal dia adalah memegangi korban dan mencekik korban dan terduga sebagai penghubung terhadap otak yang sampai saat ini masih dilakukan pengejaran," ungkap Yefta.

Motif Pembunuhan

Dari MYL dan DA, polisi akhirnya mengetahui motif kedua tersangka membunuh FF, yakni karena faktor ekonomi.

"Motif pelaku ini adalah ekonomi. Interogasi awal menerima imbalan uang," ucap Yefta.

Sementara untuk otak pembunuhan masih dalam pengejaran polisi. Yefta berharap otak pembunuhan dapat bisa ditangkap segera.

"Sementara otak pembunuhan ini sedang kita kejar. Mudah mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengungkap," tandasnya.