Babi Hutan Kuasai Kota Penuh Radiasi di Fukushima

kumparanNEWSverified-green

clock

Evakuasi babi hutan di Fukushima, Jepang. (Foto: Reuters/Toru Hanai)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi babi hutan di Fukushima, Jepang. (Foto: Reuters/Toru Hanai)

Enam tahun ditinggalkan warganya karena bencana nuklir, sebuah kota di prefektur Fukushima, Jepang, kini punya penghuni baru. Sayangnya, penghuni baru ini galak, berbahaya dan dikenal suka menyerang: babi hutan.

Kawanan babi hutan ini mendiami kota Namie dan Tomioka di Fukushima. Kedua kota itu terletak sekitar 20 kilometer dari instalasi nuklir Fukushima yang meledak saat terjadai gempa dan tsunami tahun 2011.

Evakuasi babi hutan di Fukushima, Jepang. (Foto: Reuters/Toru Hanai)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi babi hutan di Fukushima, Jepang. (Foto: Reuters/Toru Hanai)

Rencananya akhir bulan ini warga akan kembali datang ke kota yang sebelumnya berbahaya karena radiasi itu. Namun mereka khawatir karena ada ratusan babi hutan yang berbahaya karena terkenal suka menyerang warga.

Akhirnya warga menyewa pemburu profesional untuk menghabisi babi-babi hutan tersebut. Seorang pemburu setempat, Shoichi Sakamoto, mengaku telah membunuh 300 babi hutan di kota Tomioka saja sejak April tahun lalu.

Evakuasi babi hutan yang berkeliaran di Fukushima. (Foto: Reuters/Toru Hanai)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi babi hutan yang berkeliaran di Fukushima. (Foto: Reuters/Toru Hanai)

"Setelah warga pergi, ekosistemnya berubah. Babi mulai turun gunung dan mereka tidak akan kembali. Mereka menemukan banyak makanan dan tidak ada yang memburu. Ini adalah rumah mereka sekarang," kata Shoichi.

Babi-babi hutan itu menghancurkan pertanian warga dan makan sayuran terkontaminasi radiasi.

Evakuasi babi hutan di Fukushima, Jepang. (Foto: Reuters/Toru Hanai)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi babi hutan di Fukushima, Jepang. (Foto: Reuters/Toru Hanai)

Ada lima kota di Fukushima yang sudah boleh didatangi warga. Namun selang tiga pekan sebelum warga bisa kembali ke rumah mereka, perhitungan radiasi di kota-kota tersebut masih tinggi.