Badai Siklon Tropis Seroja Menghempaskan 2 Nelayan NTT hingga Australia

Badai Siklon Tropis Seroja menerjang NTT pada 31 Maret hingga 4 April. Badai tersebut menimbulkan bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor di 18 kabupaten/kota di NTT. Akibatnya sejauh ini 165 orang meninggal dunia dan 45 orang hilang.
Kekuatan badai tersebut bahkan menghempaskan 2 nelayan asal Kabupaten Sabu Raijua, NTT, sampai ke Australia. BPBD Sabu Raijua menyatakan 2 nelayan berinisial KL dan HK awalnya dilaporkan hilang saat berlayar ketika Badai Seroja menerjang NTT.
Setelah berhari-hari, keduanya akhirnya dilaporkan berada di Australia.
"Ada 2 nelayan yang dilaporkan hilang karena dihantam badai, ternyata terseret gelombang hingga saat ini dilaporkan berada di Australia," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sabu Raijua, Javid Ndu Ufi, seperti dikutip dari Antara.
Javid tak menyebut sejak kapan kedua nelayan itu dilaporkan hilang. Meski demikian, kata Javid, keduanya sudah ditemukan di Australia pada Jumat (9/4) kemarin.
"Pak penjabat bupati (Penjabat Bupati Sabu Raijua Doris Alexander Rihi, red) sudah dapat informasi dan menyampaikan bahwa kedua nelayan selamat dan sekarang di Australia," kata Javid.
Javid menuturkan, setelah ini akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulangkan kedua nelayan itu ke Sabu Raijua.
"Kami akan periksa lagi apakah memang hanya 2 nelayan itu atau ada juga yang lain. Selanjutnya baru diproses untuk deportasi ke Sabu Raijua," tutupnya.
