Bagaimana Sepak Terjang Pemerintah Sikat Judi Online yang Bikin Susah Rakyat?
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi memanggil Menkominfo Budi Arie untuk membahas masalah judi online yang masih dikeluhkan masyarakat. Apa saja upaya yang dilakukannya untuk memberantas judi online?
Kata Budi, ia melaporkan jumlah konten judi online periode 18 Juli-11 Oktober 2023.
"Jadi dari tanggal 18 Juli sampai 11 Oktober 2023 kita sudah mengeksekusi 392.652 konten perjudian dari seluruh ranah sosial media. Di mana di situ IP-nya itu 205.910 konten, file sharing 16.304 konten, dan media sosial itu 170.438," kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/10).
Menurut Budi, dalam kurun waktu 3 bulan konten judi online yang ditemukan pihaknya sudah mencapai 400 ribu jenis.
"Dan terus, memang masih coba ada tapi kita akan terus tindak terus, dengan sekuat tenaga kita akan habisi judi online dari ruang digital kita," tegasnya.
Jokowi Minta Judi Online Terus Diberantas
Budi mengatakan, Jokowi mengarahkan judi online harus terus diberantas karena merugikan rakyat kecil. Ia pun mengimbau masyarakat untuk melaporkan judi online, khususnya yang memakai nomor telepon dari luar negeri.
"Sekarang ini, kan, nipunya pakai nomor telepon dari luar negeri, ya. Dari Filipina dan Kamboja. Nanti kita tutup saluran komunikasinya sehingga kita tidak bisa dimasuki atau disusupi oleh judi online," jelasnya.
Untuk mencegah itu, Budi mengatakan Kominfo akan melakukan berbagai langkah seperti takedown situs judi online, melacak IP address, hingga berkoordinasi dengan operator selular.
