Bahagianya Yatun, Jemaah Haji Lansia di Tanah Suci, Banyak yang Bantu Merawat
·waktu baca 2 menit

Yatun, jemaah haji lanjut usia tidak pernah merasa kesepian selama berada di Tanah Suci. Lansia asal Bekasi berusia 80 tahun itu merupakan jemaah yang pernah menderita kanker.
Yatun dinyatakan terkena kanker serviks dan harus menjalani kemoterapi. Pengobatannya tuntas pada 2015.
"Alhamdulillah senang sekali. Macam-macam saudara dalam satu ruangan menolong saya, merawat," kata Yatun yang berangkat haji didampingi anaknya, Rahmad Jatmiko, di Makkah, Arab Saudi, Kamis (29/5).
Pengobatan tuntas itu tidak membuat badan Yatun sehat sepenuhnya. Ia sempat mengalami masalah di punggung imbas pengobatan yang dijalaninya.
"Ya itu akibat sinar. Kan sinar 28 kali. Sekarang yang saya derita mungkin efek dari sinar itu, kaki saya kurang sehat, sering kesemutan. Tapi alhamdulillah masih bisa jalan pelan-pelan," ungkap Yatun.
Yatun mendaftar haji pada 2019. Ia mendapatkan jatah prioritas untuk lansia. Yatun telah menjalani umrah wajib menggunakan kursi roda yang didorong anaknya. Ia berdoa agar diberi kesehatan agar bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama anak dan cucu.
Selama di Makkah, Yatun tidak mengalami kendala dari segi makanan. Ia menilai makanan yang disajikan sesuai dengan seleranya.
"Bagus, bergizi. Daging ada ayam, sapi, sayur ada. Tempatnya rapat sekali, bagus sekali. Terutama nasinya itu untuk yang tua mencukupi selera," tutur Yatun.
