Bahlil soal Fahd Arafiq Tersangka Korupsi BPN: Musibah, Kami Hargai Proses Hukum

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia merespons status Fahd Arafiq atau Fahd el Fouz sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN. Bahlil menyebut kasus yang menjerat kader Golkar tersebut sebagai sebuah musibah bagi partai.

Bahlil mengatakan Golkar merasa terpukul atas perkara tersebut. Namun, dia menegaskan Golkar akan tetap menatap ke depan dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Jadi gini, yang pertama kalau teman-teman menganggap tentang Golkar ya, ada kadernya, kami menganggap ini sebuah musibah. Dan kami merasa ya terpukul, tapi kita Golkar akan menatap ke depan. Ini adalah sebuah musibah yang sudah barang tentu tidak semua orang menginginkan ini, ya," kata Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9).

Menurut Bahlil, Golkar merupakan partai dengan banyak kader sehingga pihaknya tidak dapat mengontrol tindakan setiap kader secara satu per satu. Meski demikian, dia menekankan pentingnya menghormati proses hukum.

"Kami selalu menatap ke depan sebagai partai yang pengalaman, sebagai partai yang banyak kadernya, memang kita juga tidak bisa mengontrol satu dengan satu ya. Tapi yang terpenting adalah kita menghargai proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq (kanan) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Bahlil menegaskan Golkar menjunjung tinggi proses hukum dalam perkara yang tengah dihadapi Fahd. Dia meminta seluruh proses tersebut dibiarkan berjalan dan dihormati dengan baik.

"Kita menjunjung tinggi dan biarkanlah semua proses hukum itu kita hargai dengan baik. Ya," kata Bahlil.

Saat ditanya mengenai status keanggotaan Fahd Arafiq di partai Golkar, termasuk kemungkinan pemecatan, Bahlil tidak memberikan jawaban.