Bahlil soal Pasokan BBM dan Listrik ke NTT Pascagempa: Mulai Ada Perbaikan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan pidatonya pada Pengarahan Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan pidatonya pada Pengarahan Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan distribusi BBM dan pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai membaik.

Ia mengatakan sejumlah wilayah terdampak bencana sempat sulit dijangkau untuk distribusi BBM akibat kerusakan atau kendala infrastruktur. Namun, kondisi tersebut perlahan mulai dapat diatasi.

“Nah, untuk distribusi (BBM) khusus di wilayah bencana seperti NTT, memang ada beberapa daerah yang awalnya itu susah untuk kita masuki karena persoalan infrastruktur,” kata Bahlil saat ditanyai wartawan di DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (18/8).

“Tapi perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan, termasuk juga listrik,” sambungnya.

Bahlil juga menyampaikan kondisi kelistrikan di sejumlah wilayah terdampak yang sebelumnya mengalami pemadaman mulai dipulihkan. Menurutnya, listrik kini perlahan dapat kembali disalurkan ke daerah-daerah terdampak.

“Awalnya banyak daerah yang kena itu mati lampu. Sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Meski demikian, Bahlil mengakui pemulihan listrik belum mencapai 100 persen. Dirinya menjelaskan gardu induk di wilayah terdampak telah kembali menyala, tetapi distribusi listrik dari gardu menuju lokasi terdampak masih membutuhkan waktu.

“Sudah barang tentu belum 100 persen karena gardu induknya itu sudah nyala, tapi untuk supply ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi sedikit,” pungkasnya.

Gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa tersebut menyebabkan kerusakan bangunan dan infrastruktur di sejumlah wilayah, memicu longsor, serta mengganggu akses dan pasokan listrik.