Bakal Ada Stasiun KRL di JIS, Ditargetkan Beroperasi 2024

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga menikmati suasana di Danau Cincin dengan berlatar belakang Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1/2023). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga menikmati suasana di Danau Cincin dengan berlatar belakang Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1/2023). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Transportasi umum menuju Jakarta International Stadium (JIS) hingga saat ini masih sangat terbatas. Namun, ada kabar baik.

Mulai 2024, stasiun sementara KRL di JIS ditargetkan mulai beroperasi.

“Saat ini sedang dibangun untuk stasiun sementara di JIS yang kita harapkan pada tahun depan stasiun sementara ini bisa berfungsi. Pararel dengan itu akan ditingkatkan menjadi stasiun ultimate,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/2).

Stasiun KRL itu akan dibangun di dua kawasan yaitu JIS sisi timur dan sisi barat setelah dari Tanjung Priok. PT KAI sudah melakukan relokasi bedeng di kawasan tersebut pada 2022.

Petugas KAI mengosongkan bedeng di kawasan sekitar JIS. Foto: Dok. PT KAI DAOP 1

Selain jalur KRL, Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies Rasyid Baswedan menargetkan pembangunan rute LRT menuju JIS dalam Rancangan Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026.

Namun Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono memutuskan menunda pembangunan tersebut dan memprioritaskan pembangunan LRT rute Manggarai.

Alasannya, ia melihat penumpukan penumpang di Manggarai menjadi lebih krusial dan harus cepat diatasi.

Saat ini hanya ada 3 rute transjakarta dan 2 rute mikrotrans yang memiliki trayek langsung menuju JIS, yaitu JIS 3 (JIS-Harmoni), Rute 14 (JIS-Senen), Rute 10 K (Tanjung Priok-Senen via Taman BMW), Jak 77 (Tanjung Priok-Jembatan Item) dan Jak 88 (Tanjung Priok-Ancol Barat.

Kekurangan akses transportasi umum ditambah membuat masyarakat kesulitan melakukan mobilisasi menuju dan keluar dari kawasan JIS. Puncaknya adalah saat konser Dewa 19 pekan lalu.

Warga memasuki Jakarta International Stadium menghadiri acara Jakarta Hajatan, Sabtu (25/6/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Meski sudah disediatakan shuttle bus menuju kantong-kantong parkir, masyarakat masih mengeluh kesulitan mendapatkan akses transportasi umum.

Begitu juga pengguna transportasi pribadi yang merasa lalu lintas di kawasan tersebut terlalu padat dan tidak bisa menampung mobilisasi puluhan ribu penonton.

Akibatnya, banyak penonton yang terjebak di kawasan tersebut menunggu lalu lintas terurai hingga dini hari.