Bali Aman Dikunjungi Pascagempa 6 Magnitudo

16 Juli 2019 16:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas membersihkan puing-puing bangunan gapura gerbang masuk kawasan The Nusa Dua yang runtuh akibat gempa di Badung, Bali, Selasa (16/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
zoom-in-whitePerbesar
Petugas membersihkan puing-puing bangunan gapura gerbang masuk kawasan The Nusa Dua yang runtuh akibat gempa di Badung, Bali, Selasa (16/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
ADVERTISEMENT
Dinas Pariwisata (Dispar) Bali menyatakan Pulau Dewata tetap aman untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata meski sempat diguncang gempa berkekuatan 6 magnitudo pada Selasa (16/7) pagi.
ADVERTISEMENT
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan objek wisata di Bali dipastikan berjalan normal.
"Kalau aktivitas pariwisata tetap berjalan normal dan juga bandara berfungsi dengan normal. Sehingga Bali aman untuk dikunjungi wisatawan, tidak ada masalah," kata Pelaksana Tugas Dispar Bali Putu Astawa saat dihubungi.
Astawa mengatakan, dia tak mendapat laporan kerusakan objek wisata yang ada di Bali pascagempa. Menurut dia, kerusakan pascagempa hanya dialami sejumlah sekolah.
"Tidak ada, yang dilaporkan hanya sekolah-sekolah SD yang dekat itu. Tidak ada laporan yang parah-parah begitu," ujar dia.
Petugas BPBD Badung memeriksa kondisi bangunan SD No. 1 Ungasan yang rusak di bagian atap akibat gempa bumi di Badung, Bali, Selasa (16/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Astawa mengatakan, untuk antisipasi gempa susulan, institusinya sudah siap untuk para wisatawan yang berada di Bali.
Sejumlah anggota BPBD, para penjaga pantai atau Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) di Bali telah mendapatkan pelatihan kesiap-siagaan bila terjadi bencana alam.
ADVERTISEMENT
"Kalau umpamanya (gempa susulan) sampai terjadi, penutupan bandara juga kan ada SOP-nya. Kalau umpamanya dievakuasi ke mana itu sudah ada tim center kita,โ€ kata Astawa.
"Kita tetap (menerapkan) early warning system. Kemudian ada badan penanggulangan bencana kita juga mempunyai alat-alat untuk mendeteksi begitu kejadian segera itu diumumkan. Kita juga sudah siap siaga untuk kebencanaan itu," kata dia.