Balita di Maros Tewas Terbakar saat Ayah Nobar Piala Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kebakaran. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kebakaran. Foto: Shutterstock

Sebuah rumah di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, hangus terbakar pada Kamis (18/6) dini hari.

Dalam insiden tersebut, seorang balita perempuan berusia 4 tahun tewas terbakar.

"Satu anak meninggal dunia. Korban ditemukan di dalam kamar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros, Jufri Samad, kepada wartawan.

Jufri menuturkan, api diduga berasal dari dapur rumah lalu menjalar dan menghanguskan seluruh bagian rumah. Saat kejadian, di dalam rumah hanya terdapat ibu korban dan adik korban yang masih bayi. Keduanya sedang tertidur lelap.

Sang ibu baru terbangun ketika api sudah membesar. Ia kemudian berusaha menyelamatkan bayinya, sementara korban tidak sempat diselamatkan.

"Kemungkinan korban sedang tidur saat kebakaran terjadi karena kejadiannya tengah malam," ucapnya.

"Pemilik rumah, Jirman, tidak berada di lokasi. Dia pergi menonton bola di rumah tetangganya. Di dalam rumah saat itu hanya ada istri dan dua anaknya," lanjut Jufri.

Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran regulator tabung gas.

"Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran regulator tabung gas," kata Jufri.