Balita Positif Corona di Yogya Kontak dengan 6 Orang saat ke Depok

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta melacak penyebaran virus corona setelah seorang balita berusia 3 tahun dinyatakan positif di RSUP dr Sardjito.
Selain tracing ke PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta, tempat balita dirawat sebelumnya, Dinkes DIY juga menelusuri kontak fisik balita tersebut.
Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan, balita itu diketahui sempat ke Depok, Jawa Barat, bersama enam anggota keluarganya.
"Hasil tracing kita, keluarga (pasien) pergi (ke Depok) bersama 6 orang," ujar Pembajun di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (16/3).
Dari enam orang tersebut, dua di antaranya merupakan orang tua balita. Ayah dan ibu balita tersebut saat ini masih berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Keduanya juga sudah diisolasi bersama anaknya.
Untuk 4 anggota keluarga lain, juga masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Mereka diminta mengisolasi diri di rumah masing-masing. Dinkes akan menelusuri ke mana saja keenam orang ini pergi. Tracing tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona
"Mereka (keluarga) ini sudah kontak erat. Kebetulan satu keluarga, satu atau (tinggal di) dua rumah begitu. Kita cari mereka ke mana dan kontak dengan siapa saja," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito, Banu Hermawan, mengatakan balita tersebut masuk RS pada 9 Mart dan dinyatakan positif pada Jumat (13/3). Balita tersebut merupakan pasien positif corona kasus 49.
