Bambang Pacul: Kekuasaan di Republik Ini Tergantung Ketua Umum Partai

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Ketua Komisi 3 Bambang Wuryanto memberikan pernyataan saat konferensi pers di lantai 7, Fraksi PDI Perjuangan, Gedung Nusantara 1 Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (12/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Komisi 3 Bambang Wuryanto memberikan pernyataan saat konferensi pers di lantai 7, Fraksi PDI Perjuangan, Gedung Nusantara 1 Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (12/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ketua Bappilu DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan bahwa kekuasaan di Indonesia dipegang oleh ketum partai.

"Kan sudah dibilangin bahwa yang namanya kekuasaan di republik ini tergantung ketua partai," kata Pacul kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/4).

Pacul menjelaskan alasan ketum partai punya peran sentral dalam penentuan kekuasaan, karena capres dan cawapres diusung oleh partai politik. Parpol tergantung pada ketua umum.

"Kenapa [tergantung] ketua umum partai Pak Pacul? Pemilunya begitu. Capres-cawapres yang mengajukan siapa? Gabungan partai politik atau partai politik," ucapnya.

Disinggung soal keputusan politik di DPR juga tergantung ketua umum sehingga ada yang menganggap bukan kehendak rakyat, Pacul menyebut semua anggota DPR representasi partai.

"Di sini tuh DPR RI terdiri dari sembilan fraksi. Namanya bukan fraksi rakyat. Tapi fraksi PDIP. Fraksi Golkar, fraksi PKS, fraksi PAN, fraksi PKB, dan lain-lain. Tidak ada tulisan fraksi rakyat," kata dia.

Pacul mengatakan, yang diperjuangkan oleh dirinya adalah aspirasi rakyat PDIP.

"Maksudnya saya adalah anggota DPR memperjuangkan aspirasinya rakyat PDIP. Jadi ojo dicampur-campur gitu," tandas dia.Pacul: Kekuasaan di Republik Ini Tergantung Ketua Partai