Bamsoet Sebut Ancol Ideal untuk Gelar Ajang Formula E

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua MPR Bambang Soesatyo di Kantor BNPB. Foto: Dok. BNPB
zoom-in-whitePerbesar
Ketua MPR Bambang Soesatyo di Kantor BNPB. Foto: Dok. BNPB

Ketua Panitia Pengarah Formula E, Bambang Soesatyo, (Bamsoet) memberikan pendapat terkait lokasi pelaksanaan Formula E yang rencananya digelar 4 Juni 2022 mendatang.

Setidaknya ada lima pilihan lokasi di Jakarta untuk ajang balap Formula E. Kelima lokasi tersebut yakni Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), dan kawasan Ancol.

Dari kelima lokasi itu, Bamsoet lebih memilih kawasan Ancol untuk venue Formula E. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini tidak menjelaskan alasan rinci mengenai alasan menyebut Ancol ideal menggelar ajang Formula E.

Pemandangan pelabuhan tersaji saat Grand Prix Formula E Monaco di Circuit de Monaco, Monte-Carlo pada 13 Mei 2017. Foto: AFP/Yann COATSALIOU

"Dari lima lokasi pilihan, yakni Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), yang paling tepat adalah kawasan Ancol," sebut Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Sabtu (27/11).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan bahwa penentuan lokasi venue sepenuhnya merupakan hak Formula E Operation (FEO), IMI, dan juga Jakpro.

“Ya FEO, IMI dan Jakpro, tiga itu,” katanya kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/11).

Ketua Pelaksana Formula E di Indonesia, Ahmad Sahroni, mengungkapkan jika seluruh persiapan pelaksanaan Formula E selesai, Sahroni mengaku akan bertemu dengan Presiden Jokowi untuk meminta arahan.

"Setelah semua clear, dan kepanitiaan terbentuk serta venue diputuskan, kami akan menghadap Presiden, memberi laporan sekaligus meminta arahan," ujar Sahroni.