Bandara Halim PK Ditutup Untuk Perbaikan Besar, Apa Saja Itu?
ยทwaktu baca 2 menit

Presiden Jokowi memerintahkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo untuk merevitalisasi Bandar Udara sekaligus Lanud Halim Perdanakusuma.
Kepada hadirin yang hadir saat acara Press Tour and Media Gathering 2021, Fadjar mengatakan ada beberapa tempat yang akan mendapat peremajaan.
"Cakup pekerjaannya sekalian selain runway, kita juga akan memperluas appron yang military, yang di sisi Angkatan Udara di pangkalan [udara] Halim," kata Fadjar, Rabu (22/12).
"Juga kita akan merenovasi gedung VVIP dan terminal di Angkatan Udara untuk satuan-satuan yang berada di Halim," lanjutnya.
Skadron Udara 17 yang berada di Bandara Halim P juga akan direvitalisasi. Skadron 17 diketahui adalah satuan VVIP yang melayani penerbangan kepresidenan.
Nantinya selama revitalisasi, penerbangan kepresidenan akan dialihkan sementara ke Bandara Soekarno Hatta.
"Pertama Skadron 17 itu karena untuk kegiatan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden kita mendapat tempat di (bandara) Soekarno-Hatta. Pesawat-pesawat akan diberi ruang di sana termasuk juga GMF-nya di dalam hanggar dan ada beberapa pesawat di luar terminal," ucap Fadjar.
Selain itu, Skadron 2, Skadron 31, dan Skadron Teknik juga akan dipindahkan selama revitalisasi. Ketiga Skadron tersebut rencananya dipindahkan ke Lanud Hussein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.
Menurut Fadjar, lokasi pemindahan-pemindahan tersebut dirasa paling pas. Sebab masih relatif dekat dari Bandara Halim.
"Saya rasa itu lokasi yang paling tepat untuk memindahkan. Kalau kami tidak pindah kita tidak istilahnya berkorban memindahkan, tidak akan jalan perbaikan ini semuanya. Semuanya pasti keberatan operator-operator itu juga pasti keberatan karena cost-nya bertambah," tambahnya.
Bandara Halim Perdanakusuma memang direncanakan akan direvitalisasi berdasarkan perintah Presiden Jokowi. Sebab runway di bandara tersebut dirasa sudah tidak memadai. Rencananya, penerbangan akan ditutup mulai 1 Januari 2022.
"Kondisi runway-nya sangat memprihatinkan. Tetapi untung Bapak Presiden memberi perhatian kepada Lanud Halim tentunya disertai dengan anggaran," pungkasnya.
