Bandara Karawang Ditargetkan Dibangun Tahun 2027

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pesawat di Bandara. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pesawat di Bandara. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Kabupaten Karawang memastikan pembangunan bandara tidak dibatalkan dan akan direalisasikan dalam 10 hingga 15 tahun kedepan. Sebelumnya, pembangunan bandara di Karawang ditunda karena pemerintah Jawa Barat telah membangun Bandara Kertajati di Majalengka.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karawang, Eka Sanata, mengatakan saat ini pihaknya sudah menyiapkan dari sisi regulasi terkait rencana pembangunan bandara tersebut.

"Bandara untuk pembangunan jangka panjang 10-15 tahun, tapi regulasi sudah dipersiapkan," kata Eka dalam Indonesia Property Forum 2017 di Sangri-La, Jakarta, Kamis (30/11).

Menurut dia, pembangunan bandara di Karawang tetap dibutuhkan karena dalam 10 tahun mendatang diprediksi Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan kelebihan kapasitas dan memerlukan bandara penyangga.

"Bandara karawang ini dipersiapkan pada saat Soekarno-Hatta mulai jenuh. Saat ini kan ada penambahan terminal 3, udah teratasi kan. Tapi suatu saat ini tidak akan bisa," ujarnya.

Eka mengatakan bandara Karawang dirancang menjadi bandara besar lainnya seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurahrai di Bali, dan Bandara Kualanamu di Medan.

"Untuk Karawang memang diproyeksikan di PP No. 13 Tahun 2017 itu untuk bandara pengumpul primer," tuturnya.

Eka meyakini keberadaan bandara ini mampu mempermudah akses mobilitas masyarakat. Apalagi, akses seperti jalan tol dan transportasi seperti Kereta Cepat Bandung-Jakarta sudah tersedia.

"Bandara Karawang ini aksesnya akan lebih mudah karena akan didukung oleh kereta cepat, didukung jalan tol Jakarta-Cikampek," ujarnya.