Bandara Riyadh Diserang, WNI di Arab Saudi Diimbau Hindari Titik Rawan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepulan besar asap hitam membubung dari area penyimpanan bahan bakar di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kepulan besar asap hitam membubung dari area penyimpanan bahan bakar di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). Foto: Stringer/REUTERS

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, diserang pada Kamis (8/10), menyusul panasnya perseteruan Houthi-Saudi. Tiga WN Saudi tewas dalam serangan yang juga merusak satu pesawat maskapai Saudia itu.

Melihat dinamika di Saudi saat ini, KBRI Riyadh merilis Imbauan Situasi Keamanan pada Jumat (9/10).

Peta Arab Saudi dan Yaman. Foto: Diolah dengan ChatGPT

Berikut ini pernyataan selengkapnya:

Sehubungan dengan perkembangan situasi keamanan terkini di Arab Saudi, KBRI Riyadh mengimbau seluruh WNI agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah-daerah yang berpotensi menjadi titik kerawanan, serta membatasi perjalanan yang tidak bersifat esensial.

WNI dapat mengkonfirmasi kembali mengenai status perjalanan kepada maskapai yang bersangkutan sebelum menuju bandara

WNI diharapkan tetap berada di lokasi yang aman, mematuhi arahan otoritas setempat, serta memantau informasi resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan KBRI Riyadh.

instagram embed