kumparan
18 Oktober 2019 17:01

Bangkai Kucing Dibawa ke Lab, Pastikan Mati karena Ciu atau Air Kelapa

Ilustrasi kucing angora
Ilustrasi kucing angora. Foto: shutter stock
Bangkai kucing anggora yang viral karena disebut-sebut dicekoki dengan ciu oleh seorang pemuda asal Tulungagung dibawa ke Puslabfor Jatim. Dugaan awal polisi, cairan yang dicekoki ke kucing bukan ciu, tetapi air kelapa.
ADVERTISEMENT
Meski Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Supandi sudah menyebut demikian, Animal Defender tetap melaporkan pengunggah video yakni akun @azzam_cancel. Dia dijerat dengan UU ITE.
"Nanti ketika diperiksa di laboratorium, jika nanti terbukti ada ciu Azam bisa kena pasal 302 penganiayaan hewan. Makanya diperiksa dulu di Polda Jatim," kata founder Animal Defender Doni Herdaru saat dihubungi, Jumat (18/10).
"Jika dia tidak berikan ciu setelah uji lab dia kita kenakan dengan UU ITE menyebarkan hoax atau berita bohong," sambungnya.
Doni tak mengetahui berapa lama proses lama pemeriksaan tersebut. Tapi, kata dia, penyelidikan soal kasus ITE masih akan dilanjutkan.
"Katanya kucing menggigit tikus keracunan. Terus ada yang menyuruh Azam untuk beli air kelapa. Penjual kelapa sudah diperiksa. Sekarang agar semua pasti kucing wajib diperiksa secara tuntas di Puslabfor Polda Jatim," beber Doni.
ADVERTISEMENT
"Tadi pas diskusi dengan polisi, kucingnya ada. Dan tadi begitu selesai langsung dibawa ke Puslabfor. Kami sepakat dengan Pak Kasat tuntaskan ini terang benderang. ," tutup dia.
Dari hasil pemeriksaan sementara, elaku mengaku bahwa air yang diminumkan ke kucing ini bukanlah minuman keras jenis ciu, melainkan air kelapa.
"Pelaku sengaja menulis bahwa itu air minuman keras ciu agar mendapat komentar dari followers Instagram-nya," ujar AKP Hendi, Jumat (18/9)
Surat pelaporan polisi, Kucing, Ciu, POTRAIT
Surat tanda pelaporan polisi terkait kasus dugaan kucing dicekoki ciu. Foto: Dok. Istimewa
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan