Bangunkan Sahur Pakai Petasan, 10 Pemuda di Cilandak Diamankan Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Patroli Perintis Polres Jakarta Selatan membubarkan aksi bangunkan sahur oleh puluhan pemuda dengan petasan di Cilandak, Kamis (9/4/2024) subuh. Foto: Dok Humas Polres Jakarta Selatan
zoom-in-whitePerbesar
Tim Patroli Perintis Polres Jakarta Selatan membubarkan aksi bangunkan sahur oleh puluhan pemuda dengan petasan di Cilandak, Kamis (9/4/2024) subuh. Foto: Dok Humas Polres Jakarta Selatan

Polisi mengejar sejumlah pemuda yang meledakkan petasan untuk membangunkan sahur di Jalan Kamboja, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/4). Para pemuda itu lari tunggang-langgang demi menghindari kejaran aparat.

Video yang diterima kumparan, nampak para pemuda itu masuk ke gang-gang saat dikejar polisi bermotor. Beberapa pemuda memilih menyerahkan diri, sejumlah lainnya berhasil ditangkap saat pengejaran.

Tim Patroli Perintis Polres Jakarta Selatan membubarkan aksi bangunkan sahur oleh puluhan pemuda dengan petasan di Cilandak, Kamis (9/4/2024) subuh. Foto: Dok Humas Polres Jakarta Selatan

Kasat Samapta Polres Jakarta Selatan AKBP Rosa Witarsa, mengatakan peristiwa berawal usai kepolisian menerima laporan dari warga. Lalu saat melakukan pengecekan di lokasi, petugas langsung mendapati puluhan pemuda tersebut di lokasi.

"Selanjutnya TPPP (Tim Patroli Perintis Presisi) bergabung dengan personel Patko Polsek Cilandak menyisir dan membubarkan beberapa pemuda tersebut yang sedang keliling membangunkan sahur dengan membawa-bawa bendera dan menyalakan petasan di Jalan Kamboja Cipete Selatan Cilandak. Sekitar 10 orang [ditangkap]," sebut Witarsa, Selasa (9/4).

Tim Patroli Perintis Polres Jakarta Selatan membubarkan aksi bangunkan sahur oleh puluhan pemuda dengan petasan di Cilandak, Kamis (9/4/2024) subuh. Foto: Dok Humas Polres Jakarta Selatan

Dari 10 pemuda itu sejumlah bendera dan petasan berhasil diamankan. Kepolisian mengaku tidak mendapati senjata tajam.

Witarsa memastikan, 10 pemuda itu negatif narkotika hingga alkohol. Mereka dibina di tempat dan langsung dipulangkan setelahnya.

"Kepada para pemuda tersebut diberikan imbauan kamtibmas agar tidak melakukan hal tersebut dan diarahkan untuk pulang ke rumah masing-masing," tutupnya.