News1 Agustus 2020 22:04

Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Selatan, Sulut: 29 Rumah Hanyut dan 64 Rusak

Konten Redaksi kumparan
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Selatan, Sulut: 29 Rumah Hanyut dan 64 Rusak (23658)
Banjir bandangdi Bolaang Mongondow Selatan. Foto: BNPB
Terjadi banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, Jumat (31/7) malam. Bencana alam ini menyebabkan 29 rumah hanyut dan lainnya rusak parah.
ADVERTISEMENT
"Banjir bandang juga menyebabkan sebanyak 64 rumah dan satu jembatan rusak berat," Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8).
Jati mengatakan, menurut laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongdow Selatan, bencana tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur sebagian besar wilayah setempat, pada Jumat malam, sejak pukul 18.45 hingga 21.05 WITA.
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Selatan, Sulut: 29 Rumah Hanyut dan 64 Rusak (23659)
Banjir bandangdi Bolaang Mongondow Selatan. Foto: BNPB
Akibatnya, beberapa sungai meluap dan menyebabkan air masuk permukiman warga. Sungai yang meluap tersebut meliputi Sungai Bolangaso, Sungai Toluaya, Sungai Salongo, Sungai Nunuka, Sungai Mongolidia, Sungai Milangodaa, dan beberapa sungai lainnya.

4.308 Warga Terdampak Banjir Bandang

Berdasarkan data sementara, banjir bandang berdampak pada 1.327 KK atau 4.308 jiwa, terdiri dari 1.032 kepala keluarga atau 3.188 jiwa di Kecamatan Bolaang Uki, 223 KK atau 870 jiwa di Kecamatan Helumo, dan 62 KK atau 250 jiwa di Kecamatan Tomini.
ADVERTISEMENT
Saat ini, TRC BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan terus mempersiapkan tempat pengungsian, mendirikan dapur umum lapangan, serta mempersiapkan logistik kebutuhan dasar dan air bersih.
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Selatan, Sulut: 29 Rumah Hanyut dan 64 Rusak (23660)
Banjir bandangdi Bolaang Mongondow Selatan. Foto: BNPB
Selain itu, alat berat juga dikerahkan untuk menyingkirkan puing longsor dan material banjir bandang.
Beberapa pemangku kepentingan, seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, relawan BPBD, Tim SAR, Tagana, Dinas Kesehatan, dan PMI setempat telah mengerahkan seluruh komponen untuk mempercepat penanganan tanggap darurat bencana di Kabupaten Bolang Mongondow Selatan.
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Selatan, Sulut: 29 Rumah Hanyut dan 64 Rusak (23661)
Banjir bandangdi Bolaang Mongondow Selatan. Foto: BNPB

BMKG Memprediksi Masih Terjadi Potensi Hujan Lebat di Bolaang Mongondow Selatan

Kondisi mutakhir yang dilaporkan dari lokasi pada Sabtu (1/8), pukul 16.00 WITA, hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi, belum ada laporan korban jiwa hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
Menurut prakiraan cuaca BMKG, hujan lebat disertai petir masih berpotensi terjadi di Sulawesi Utara dan Gorontalo hingga Minggu (2/8).
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Selatan, Sulut: 29 Rumah Hanyut dan 64 Rusak (23662)
Banjir bandangdi Bolaang Mongondow Selatan. Foto: BNPB
Wilayah lain yang juga berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir menurut BMKG adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
"BNPB mengimbau kepada seluruh perangkat pemerintah daerah untuk berkoordinasi dan meningkatkan kewaspadaan serta melakukan upaya pengurangan risiko bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut," pungkas Jati.
————-----------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white