Banjir di Underpass Kemayoran Baru Surut 2-3 Hari Lagi

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menyiapkan selang untuk menyedot banjir yang menggenang di Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2020). Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyiapkan selang untuk menyedot banjir yang menggenang di Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2020). Foto: Helmi Afandi/kumparan

Banjir kembali melanda Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, sejak Minggu (2/2) pagi. Menurut Kadis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi, diprediksi, banjir baru akan surut dua sampai tiga hari lagi.

"Kita masih prediksikan, dua sampai tiga hari lah (surutnya). Mudah-mudahan tidak hujan lagi. Tapi alat (pompa air) kita standby terus," kata Satriadi di lokasi, Minggu (2/2).

Banjir menggenangi Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Untuk mengurangi ketinggian air Pemprov DKI bersama pengelola kompleks (PPK) Kemayoran sudah mulai menyemprot air ke luar. Total, ada 17 pompa air dari berbagai instansi, mulai dari Pemadam Kebakaran hingga Kementerian PUPR, yang difungsikan.

“Ada 8 mobil pemadam dan 25 orang. Pompa air, SDA 5, dan PUPR 4. Total ada 17 pompa air,” jelasnya.

kumparan post embed

Sebelumnya, Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan, banjir di underpass Kemayoran sudah sering terjadi. Oleh karena itu, menurutnya, perlu adanya evaluasi sistem drainase.

“Saya coba telusuri ini dari pintu selatan belok sini flyover kiri kalau saya sarannya PPK Kemayoran drainase Kemayoran ini mesti dievaluasi,” kata dia.

Hujan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta pada Minggu (2/2) pagi. Akibatnya sejumlah titik mengalami genangan air.