Banjir Jakarta Meluas di 54 RT, Tinggi Air di Cawang Capai 2,5 Meter

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi warga membersihkan lumpur saat banjir. Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi warga membersihkan lumpur saat banjir. Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Curah hujan tinggi yang melanda sejak Sabtu (4/11) malam membuat beberapa titik di Jakarta tergenang banjir.

Berdasarkan rekapitulasi data BPBD DKI Jakarta per 12.00 WIB, Minggu (5/10), tercatat ada penambahan 32 RT terendam banjir.

Sebelumnya tercatat ada 22 RT terendam banjir, kini hanya dalam waktu kurang dari 6 jam banjir meluas menjadi 54 RT.

“BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 22 RT, saat ini menjadi 54 RT atau 0,175% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” dikutip dari data BPBD yang diterima kumparan, Minggu (5/11).

Sebelumnya sempat terjadi genangan di beberapa ruas jalan, salah satunya Jalan Raya Bogor dekat Pasar Induk Kramat Jati. Kini genangan di kawasan itu telah surut dan bisa dilalui oleh kendaraan.

Akibat banjir kali ini, 15 jiwa warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur terpaksa mengungsi ke Aula Masjid Ittihadul Ikhwa.

Berikut rincian titik tergenang:

Jakarta Selatan terdapat 2 RT yang terdiri dari:

Kelurahan Rawa Jati : 1 RT

Ketinggian : 60

Penyebab : curah hujan tinggi

Kelurahan Kebon Baru: 1 RT

Ketinggian : 60 cm

Penyebab : Curah hujan tinggi

Jakarta Timur terdapat 52 RT yang terdiri dari:

Kelurahan Cililitan : 6 RT

Ketinggian : 30 – 160 cm

Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Baru

Kelurahan Cawang : 14 RT

Ketinggian : 30-250 cm

Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Bidara Cina : 5 RT

Ketinggian : 40 s.d 120 cm

Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Kampung Melayu : 27 RT

Ketinggian : 30-175 cm

Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

“Saat ini BPBD DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk memastikan genangan surut dengan cepat,” tulis kepada BPBD DKI, Isnawa Adjie dalam keterangan tertulis