Banjir Mulai Surut, Stasiun Tawang Semarang Beroperasi Kembali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi Stasiun Tawang Kota Semarang usai banjir surut pada Jumat (15/3). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Stasiun Tawang Kota Semarang usai banjir surut pada Jumat (15/3). Foto: Dok. Istimewa

Banjir di Stasiun Tawang Kota Semarang sudah surut, pelayanan naik-turun penumpang kembali dioperasikan setelah sebelumnya dialihkan ke Stasiun Poncol. Namun, masih ada 10 perjalanan kereta api yang dibatalkan imbas banjir yang masih menggenangi rel kereta.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan mulai Kamis sore (14/3) banjir di sekitar stasiun mulai berangsur surut, sehingga pada pagi ini Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dapat kembali normal melayani naik-turun penumpang kereta api.

Foto udara suasana jalur kereta api dan areal stasiun yang terendam banjir di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024). Foto: Makna Zaezar/Antara Foto

“Melihat banjir yang mulai surut, tim kebersihan dan tim prasarana Daop 4 secara sigap langsung melakukan pembersihan dan perapihan area stasiun. Sehingga pada pagi ini pelayanan stasiun dapat berjalan dengan normal kembali. Akses masuk menuju stasiun juga sudah surut dan dapat dilewati kembali oleh masyarakat,” ujar Franoto melalui keterangannya, Jumat (15/3).

Seorang petugas berusaha membersihkan air di area lorong keberangkatan penumpang kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024). Foto: Makna Zaezar/Antara Foto

Kereta api yang pertama diberangkatkan di Stasiun Semarang Tawang pasca banjir adalah KA Argo Merbabu dengan relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Gambir yang diberangkatkan pada pagi ini pukul 05.50 WIB.

Seorang penumpang menanti keberangkatan kereta api yang mengalami penundaan akibat banjir yang merendam jalur kereta api maupun stasiun di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024). Foto: Makna Zaezar/Antara Foto

Meski begitu, ia menjelaskan masih terjadi genangan air yang cukup tinggi pada petak jalan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng-Stasiun Alastua. Sehingga perjalanan ke arah timur atau ke arah Surabaya-Solo-Cepumasih terjadi masih diterapkan pola rekayasa memutar via jalur selatan jawa.

"Pada pukul 06.00 WIB pagi ini genangan air pada Km 2+3 sampai dengan Km 3+1 ketinggian air masih sekitar 20 cm di atas kop rel, sehingga pada petak jalan tersebut masih belum bisa dilalui kereta api,” kata Franoto.

Banjir merendam Stasiun Tawang Semarang, Kamis, (14/3). Foto: ANTARA/I.C. Senjaya

Berikut daftar 10 perjalanan KA yang dibatalkan pada Jumat (15/3) yakni:

  1. KA 548 Kedungseour relasi Semarang Poncol-Ngrombo

  2. KA 547 Kedungsepur relasi Ngrombo-Semarang Poncol

  3. KA 546 Kedungseour relasi Semarang Poncol-Ngrombo

  4. KA 545 Kedungsepur relasi Ngrombo-Semarang Poncol

  5. KA 210F Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Ngrombo

  6. KA 207F Banyubiru relasi Solo Balapan-Semarang Tawang Bank Jateng

  7. KA 227 Blora Jaya relasi Cepu-Semarang Poncol

  8. KA 228 Blora Jaya relasi Semarang Poncol-Cepu

  9. KA 229 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol

  10. KA 230 Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol-Surabaya Pasarturi

"KAI mohon maaf atas pembatalan KA-KA tersebut, bagi para calon penumpang yang telah memiliki tiket bisa mengembalikan di Loket Stasiun dan bea akan dikembalikan 100% di luar bea pesan,” ujar Franoto.

"Pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. Untuk syarat dan detail ketentuan selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121," kata Franoto.