Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Wagub Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas SAR gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Parak Jambu, Dadok Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025).  Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas SAR gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Parak Jambu, Dadok Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8) setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang masih melakukan pendataan terhadap korban maupun kerugian akibat bencana tersebut.

Berdasarkan data BPBD Kota Padang, banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung.

Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik. Di Kecamatan Koto Tangah, banjir menggenangi Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri.

Sementara idi Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir merendam Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.

Hingga Senin malam, BPBD Kota Padang masih melakukan pendataan korban jiwa maupun kerugian materiil. Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir juga menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan.

Petugas BPBD Padang mengevakuasi warga di Jalan DPR, Dadok Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat, Jumat (8/3/2024). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO

Warga Dievakuasi

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman menggunakan perahu polietilen.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan kaji cepat dan pendataan dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan.

Hingga Senin malam, banjir di sejumlah titik masih belum surut. Hujan juga masih mengguyur sebagian wilayah terdampak sehingga proses evakuasi dan penanganan darurat masih terus berlangsung.

Vasco Ruseimy. Foto: Dok. Vasco Ruseimy

Wagub Minta Warga Waspada

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebut hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Mohon bantu bagikan informasi BMKG ini."

"Beberapa hari ke depan, cuaca di Sumatera Barat masih berpotensi kurang baik. Curah hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah."

Vasco mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di kawasan rawan banjir maupun longsor serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

"Mohon tingkatkan kewaspadaan, kurangi aktivitas di daerah rawan banjir dan longsor, serta ikuti informasi resmi dari BMKG Sumatera Barat."

Ia juga berharap cuaca segera membaik dan tidak ada korban jiwa akibat cuaca ekstrem tersebut.

"Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, hujan segera reda, dan tidak ada satu pun korban jiwa. Aamiin."

BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.

BNPB juga meminta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan.