Banjir Rendam Tapteng: 4 Kecamatan Terdampak, Tak Ada Korban Jiwa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banjir kembali rendam Tapanuli Tengah, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. BPBD Sumut
zoom-in-whitePerbesar
Banjir kembali rendam Tapanuli Tengah, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. BPBD Sumut

Banjir melanda wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 15.43 WIB.

Kabid Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan banjir tersebut disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Sehingga mengakibatkan debit aliran Sungai Sarudik dan Sungai Lopian meluap.

"Kondisi tersebut mengakibatkan genangan pada sejumlah permukiman dan ruas jalan serta mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat," kata Sri Wahyuni dalam keterangannya, Senin (14/9).

Banjir kembali rendam Tapanuli Tengah, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. BPBD Sumut

Banjir tersebut merendam empat kecamatan di Tapanuli Tengah yaitu Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, Kecamatan Sarudik dan Kecamatan Pandan.

Tinggi air banjir itu diperkirakan mencapai 1-2 meter.

Banjir kembali rendam Tapanuli Tengah, Minggu (13/9/2026). Foto: BPBD Tapteng

Sebanyak 37 warga diungsikan ke Gereja HKBP Sipange. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Meninggal dunia nihil dan luka-luka nihil," ujar Sri Wahyuni.

Kini banjir perlahan surut dan para pengungsi berangsur kembali ke rumahnya masing-masing.