Banjir Rob di Jakut Dampak Gerhana Bulan Total Surut, Pompa Tetap Disiagakan
ยทwaktu baca 2 menit

Sejumlah wilayah Jakarta Utara sempat tergenang banjir rob akibat gerhana bulan total yang terjadi Rabu (26/5) malam. Namun saat ini seluruh genangan sudah surut.
"Sudah surut," ujar Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat dihubungi, Kamis (27/5).
Dia mengatakan, sejak kemarin seluruh jajaran sudah mengantisipasi banjir rob. Mulai dari menginformasikan ke masyarakat hingga mengaktifkan pompa-pompa.
"Satgas dan piket posko diaktifkan, menginformasikan ke masyarakat. Pompa-pompa (juga) aktif," jelasnya.
Untuk pompa, kata dia, di setiap kecamatan disiagakan 3 unit pompa apung. Kemudian di titik rawan, di Kali Asin misalnya, disiagakan 3 pompa mobile.
"Antisipasi rob, satu di setiap kecamatan 1 unit pompa mobil yang siap dan 3 unit pompa apung. Pool pompa mobile di kali asin terdapat 5 unit pompa mobile. Pool pompa mobile di stasiun pompa pinang 2 unit siap siaga. Satgas piket di setiap posko kecamatan dan posko Plumpang," terangnya.
"Pool pompa sindang 1 unit pompa mobile. Pool pompa mobile di stasiun pompa kodamar," lanjutnya.
Antisipasi banjir rob di Jakarta Utara akibat gerhana bulan total telah disampaikan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Menurutnya, sudah disiapkan tanggul dan pompa di wilayah pesisir.
"Memang sudah menjadi rutin ya ketika bulan purnama terjadi air pasang di wilayah Utara. Beberapa tempat terjadi peningkatan untuk itu sudah disiapkan tanggul-tanggul dan pompa untuk mengurangi dan menghilangkan banjir rob," kata dia, Rabu (26/5).
"Masyarakat di utara sudah sangat paham, mengerti kita bekerja sama dengan BPBD semua, BNPB pusat, dan termasuk para relawan untuk bersama melakukan pencegahan antisipasi penanggulangan banjir rob di wilayah Utara," ujarnya.
