Bank Mandiri: Gesek Kartu Kredit atau Debit Hanya Boleh di Mesin EDC

Bulan lalu, Bareskrim Polri telah berhasil membongkar sindikat penjualan data nasabah.Terkuaknya kasus tersebut tentu saja telah membuat masyarakat semakin cemas. Sebab, penjualan data ini menyangkut data pribadi yang harus dijaga.
Penjualan data nasabah sering disangkut pautkan dengan perbankan. Pasalnya, kebocoran data ini berasal dari data kartu kredit dan debit yang digesek di mesin kasir (cash register). Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Rohan Hafas mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat melakukan transaksi.
Menurutnya, selama ini perbankan sering dituding menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terkait kebocoran data nasabah. Padahal kata Rohan, penyebab kebocoran data nasabah disebabkan beberapa faktor. Salah satunya yaitu adalah penggesekan kartu kredit selain di mesin Electronic Data Capture (EDC) tapi di mesin keyboard komputer kasir (cash register).
"Jadi ada cash register dan EDC, kalau EDC kan jaringannya ke visa dan ke bank istilahnya kabelnya ke situ. Kalau cash resgiter dia enggak berhubung kemana-mana. Nah, kalau itu digesek di cash resgister itu data yang ada di magnetic pindah ke komputer toko itu," kata Rohan saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Selasa (5/9).
Ia mengaku, kebocoran data nasabah merupakan persoalan yang krusial. Lantaran hal ini bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan untuk mendapatkan keuntungan. Sehingga kata Rohan, agar tidak terjadi kebocoran kita perlu bersikap tegas.
"Paling aman jangan mau digesek, biasanya kan toko itu bilang ini sesuai SOP-nya, ini ketentuannya tidak boleh, ibu mau SOP nya ibu atau kita. Jadi intinya harus lebih berani customer nya," ungkapnya.
Ia kembali mengimbau agar para nasabah bisa lebih berhati-hati. Mengingat, pengguna kartu kredit menjadi salah satu incaran tindakan berbahaya.
"Iya itu bahaya melakukan gesek itu sesuatu yang bahaya. Gesek itu kerekam semua datanya. Jadi imbauannya itu jangan mau digesek hanyan boleh di mesin EDC," jelasnya.
